Bismillahirohmaanirohiim.
Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Alhamdulillah Alloh memberi saya kesempatan untuk mengisi kembali halaman blog saya untuk kesekian kalinya. Sudah begitu lama kurang lebih 2 bulan saya tidak mengisi blog saya ini karena salah satunya kesibukan saya di RS. Hal itu tentunya salah satu alasan bagi saya untuk tidak sempat mengisi halaman blog ini.
Hari ini Ramadhan Sudah berjalan 2/3 bulan dan saya merasa Ramadhan tahun ini amalan saya tidak sebaik tahun tahun yang sudah berlalu. Astaghfirulloh, biasanya bisa mengkhatamkan Al Quran dan plus, tapi tahun ini rasanya kurang. Sholat tarawih biasanya dapat penuh, mulai terselang seling. Lalu apa maksud ini semua? Astaghfirulloh. Apa saya harus mengatakan kalau saya tidak sempat kepada Alloh? Tidak kan.
Astaghfirulloh, saya pernah mendengar pemeo "Sebenarnya tidak ada yang namanya tidak sempat, yang ada tidak prioritas" Astaghfirulloh, Astaghfirulloh, Astaghfirulloh. Semoga ini menjadi pengingat bagi saya untuk senantiasa memprioritaskan Alloh, menjadikan setiap pekerjaan saya dilandasi bismillah untuk menjadi ibadah. Semoga Alloh membantu saya untuk selalu memperbaiki diri, dan Alloh memberikan bimbingan dan petunjuk bagi kita semua hamba Alloh yang fana dan lemah hatinya ini.
Barokalloh.
Wassalamu'alaykum Wr. Wb.
Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya. --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...
Komentar