Adhesi adalah perlekatan abnormal jaringan fibrosa antara dua permukaan serosa akibat proses inflamasi, iskemia, trauma bedah, endometriosis, infeksi, atau keganasan. Dalam praktik obstetri–ginekologi dan onkologi ginekologi, penilaian grade adhesi penting untuk: Prediksi kesulitan operasi Risiko perdarahan & cedera organ Prognosis fertilitas Perencanaan debulking surgery (misalnya Ca ovarium stadium lanjut) Klasifikasi Derajat Adhesi (Paling sering digunakan secara klinis) Grade 0 – Tidak ada adhesi Organ bebas, anatomi normal Mobilitas jaringan baik Grade I – Adhesi ringan Adhesi tipis, filmy, transparan Mudah dilepaskan dengan blunt dissection Minimal vaskularisasi Tidak menyebabkan distorsi anatomi signifikan 📌 Contoh: Adhesi tipis antara uterus–omentum Adhesi minor pasca SC Grade II – Adhesi sedang Adhesi lebih tebal Mulai vaskularisasi Memerlukan sharp dissection Distorsi anatomi ringan–sedang Mobilitas organ berkurang 📌 Contoh: Ovar...
Merupakan Fase terapi sistemik yang diberikan setelah tercapai respons awal (complete response atau partial response bermakna) terhadap terapi induksi, dengan tujuan utama mengeliminasi penyakit residual mikroskopik (minimal residual disease, MRD) dan menurunkan risiko relaps , sehingga memperpanjang disease-free survival (DFS) dan overall survival (OS). Tujuan utama Eradikasi sel tumor sisa yang tidak terdeteksi secara klinis/radiologis. Menstabilkan respons yang telah dicapai pada fase induksi. Menurunkan angka kekambuhan lokal maupun sistemik. Perbedaan dengan fase kemoterapi lain Fase Waktu pemberian Tujuan Neoadjuvan / Induksi Sebelum terapi definitif (operasi/radioterapi) Mengecilkan tumor, mengontrol penyakit Konsolidasi Setelah respons awal tercapai Eliminasi residual disease, cegah relaps Adjuvan Setelah terapi lokal definitif Membunuh mikrometastasis Maintenance Jangka panjang, dosis rendah Mempertahankan remisi Dalam banyak liter...