Non-EAOC mencakup mayoritas kanker ovarium epitelial yang tidak berasal dari lesi endometriosis , dengan dominasi utama high-grade serous carcinoma (HGSC) . Secara biologis, kelompok ini merupakan entitas yang lebih agresif , dengan jalur karsinogenesis, profil molekuler, dan natural history yang sangat berbeda dari EAOC. 1. Klasifikasi dan histotipe utama Non-EAOC terutama terdiri dari: a. High-grade serous carcinoma (HGSC) → paling dominan (~70%) b. Low-grade serous carcinoma c. Mucinous carcinoma d. Transitional (Brenner tumor, jarang) 👉 Namun secara klinis dan prognostik, HGSC adalah representasi utama non-EAOC . 2. Origin dan konsep modern (tubal origin theory) Berbeda dengan EAOC, non-EAOC—khususnya HGSC—berasal dari: Fimbriae tuba falopi Lesi prekursor: Serous Tubal Intraepithelial Carcinoma (STIC) Mekanisme: Mutasi awal pada epitel tuba STIC terbentuk Sel tumor “shed” ke: Ovarium Permukaan peritoneum Terjadi diseminasi luas sejak dini ➡️ Ini menjel...
EAOC adalah subtipe kanker ovarium epitelial yang berkembang dari lesi endometriosis melalui proses transformasi malignan bertahap. Secara klinis dan biologis, EAOC merupakan entitas yang berbeda dibandingkan kanker ovarium sporadik (non-EAOC), dengan implikasi penting terhadap diagnosis, prognosis, dan pendekatan terapi. 1. Definisi dan kriteria diagnostik EAOC didefinisikan sebagai kanker ovarium yang: Berasal dari fokus endometriosis ovarium (endometrioma), atau Memenuhi kriteria histopatologis klasik (Sampson & Scott criteria): Koeksistensi endometriosis dan kanker dalam ovarium yang sama Bukti transisi dari epitel endometriosis → atipia → karsinoma Tidak ada tumor primer lain 2. Histotipe utama EAOC EAOC hampir eksklusif terdiri dari: a. Endometrioid carcinoma b. Clear cell carcinoma Kedua tipe ini termasuk dalam konsep Type I ovarian tumor (dualistic model – Kurman). 3. Epidemiologi Sekitar 5–10% wanita dengan endometriosis mengalami transformasi mal...