Langsung ke konten utama

The Outlier: Mas Pandu

Sejenak teringat seseorang - salah satu orang yang begitu inspiratif melekat dalam benak saya. Mas Pandu. Ya beliau adalah mas Pandu, Almarhum Mas Pandu. Beliau adik kelas saya, salah seorang outlier yang benar benar outlier dalam segalanya. Sosok beliau yang tinggi, bicara lembut tapi tegas, dan berprinsip. Bersyukur saya dipertemukan dengan beliau selama masa SMA. Menjadi adik kelas beliau pas. Sosok beliau menjadi inspirasi saat melatih kami adik kelas beliau dalam pleton inti, pasukan baris berbaris SMA Negeri 1 Bantul.

Beliau sebagai pembeda memberikan kelembutan dalam pelatihan PBB. Metode yang berbeda dengan yang sebelum sebelumnya. Bukan dengan banyak hukuman tetapi konsekuensi dan tanggungjawab ketika tidak disiplin dan melakukan kesalahan. Kami diberikan pemahaman, bukan dipaksa untuk menjalani hukuman atas kesalahan. Tipis bukan perbedaannya? Inspirasi beliau tidak hanya dalam hal itu saja. Beliau ternyata memang memiliki banyak pengaruh dan juga prestasi terutama di dalam kelas juga. Siapa sangka beliau anggota tim basket tetapi juga termasuk tim jenius di angkatan 2009? Wow. Beliau memiliki keseimbangan dalam hal akademik dan juga non akademik. Kami pun pernah beberapa kali berbincang, berbagi pikiran dan berbagi sudut pandang. Beliau unik. Beliau memiliki pandangan yang begitu luas dan memang salah satu orang yang menurut saya patut di jadikan panutan. Beliau menginspirasi pula alumni SMA N 1 Bantul untuk "ayok ke ITB", turut berperan dalam organisasi kemahasiswaan di sana. Begitu aktifnya beliau. Tentu, sikap tanggungjawab beliau sebagai aktivis mahasiswa dan menyeimbangkan dengan kegiatan akademis beliau yang tidak tertinggal patut kita contoh bersama.
Terima kasih atas inspirasinya, mas Pandu. Semoga Alloh memberikan tempat terbaik untuk njenengan di alam berikutnya. Al Fatihah..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Untuk kamu yang percaya takdir

Nak, Tengah malam bapak menulis ini.. Bapak kembali menggerakkan tangan bapak untuk memberikan pesan untukmu.. Malam memanggil bapak.. Untuk menyampaikan ini bagimu.. ... Nak, tentu kamu tidak akan asing dengan takdir.. Rukun Iman di agama islam kita menuliskan bahwa kita harus mengimani qada dan qadar. Takdir yang Alloh tuliskan bagi kita.. ... Nak,..Jika kamu memiliku cita cita..selalu ingat, Qada dan Qodar.. Ada takdir yang bisa kita usahakan dan Ada takdir yang sudah ditentukan Alloh bagi kita.. Akan ada takdir yang bisa kita ubah dengan ikhtiar dan doa.. Kamu yang bercita cita untuk menjadi orang kaya, menjadi orang yang berprofesi ini, ingin memiliki ini, ingin memiliki itu..kamu bisa mengusahakannya.. Tetapi ada garis takdir yang tidak bakal bisa kamu ubah, ada ketetapan yang sudah Alloh tuliskan di Lauful Mahfudz, Alloh goreskan sejak dulu, Alloh angkat pena dan Alloh tetapkan takdir takdir kita.. .. Bapak, pernah menulis dalam blog ini pula,..Bahwa, tak perlu risau...