Retensi urin (urinary retention) adalah ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih secara adekuat , baik secara akut maupun kronis. Secara klinis, pasien dapat memiliki kandung kemih penuh dengan tidak mampu miksi (retensi komplet) atau masih dapat miksi tetapi menyisakan post-void residual (PVR) yang bermakna . 1. Klasifikasi Jenis Karakteristik Akut Timbul mendadak, biasanya nyeri suprapubik, distensi vesika, tidak dapat miksi Kronik Berkembang perlahan; dapat minimal gejala meskipun PVR tinggi Akut-on-kronik Pasien dengan retensi kronis mengalami dekompensasi akut Poin penting: retensi urin ≠ oliguria/anuria. Pada retensi, produksi urin ginjal dapat tetap berlangsung , tetapi urin tidak dapat keluar dari vesika. 2. Etiologi Secara praktis, pikirkan 5 kelompok besar : A. Obstruksi outlet Pria BPH striktur uretra kanker prostat batu uretra Wanita prolaps organ pelvis berat massa pelvis hematokolpos/hematometra stenosis uretra komplikasi pas...
Blog ini ditulis oleh bapak - bapak kece dengan ID instagram @mistermahameru. Harapannya sih bisa jadi memento buat dia sendiri ataupun untuk anak - anaknya kelak. Terpenting, menjadi pengingat bagi diri sendiri dan syukur - syukur bisa menjadi ilham bagi orang lain. Semoga Bermanfaat :)