Definisi
Fetal Body Wall Complex (FBWC) adalah kelainan kongenital letal yang ditandai oleh defek besar dinding tubuh anterior disertai eviscerasi organ intraabdominal/toraks, kelainan tali pusat sangat pendek atau tidak terbentuk, serta anomali skeletal berat (misalnya skoliosis berat, limb defects). Kondisi ini termasuk spektrum Limb–Body Wall Complex (LBWC).
FBWC hampir selalu berujung kematian intrauterin atau neonatal dini.
Epidemiologi
- Insidensi sekitar 1 : 10.000 – 1 : 40.000 kehamilan.
- Tidak ada hubungan jelas dengan faktor genetik herediter; sebagian besar sporadik.
Patogenesis (Teori utama)
Beberapa mekanisme yang diusulkan:
-
Early amnion rupture sequence
- Ruptur amnion dini → pita amnion → destruksi dinding tubuh dan ekstremitas.
-
Vascular disruption theory
- Gangguan perfusi embrionik awal → nekrosis jaringan → kegagalan penutupan dinding tubuh.
-
Embryonic folding defect theory (paling diterima)
- Gangguan lipatan kranio-kaudal dan lateral minggu ke-4 → kegagalan pembentukan dinding torakoabdominal dan tali pusat.
Gambaran Klinis Prenatal
Ultrasonografi trimester I–II
Temuan khas:
- Defek besar torakoabdominal dengan organ bebas di luar rongga tubuh.
- Tali pusat sangat pendek / tidak terlihat.
- Janin melekat dekat plasenta (“placenta–fetus adherence”).
- Skoliosis berat / deformitas tulang belakang.
- Kelainan ekstremitas (amelia, clubfoot, dll.).
- Oligohidramnion sering ditemukan.
Diagnosis biasanya dapat ditegakkan sejak trimester I (11–14 minggu).
Kriteria Diagnostik (Van Allen)
Minimal 2 dari 3:
- Defek dinding tubuh besar dengan eviscerasi.
- Kelainan ekstremitas.
- Anomali kraniofasial / spinal berat.
Diagnosis Banding
Penting secara obstetri karena prognosis berbeda:
| Kondisi | Ciri pembeda utama |
|---|---|
| Gastroskisis | Defek kecil paraumbilikal, tanpa membran, tali pusat normal, tanpa anomali mayor |
| Omfalokel | Defek midline dengan membran, sering terkait aneuploidi |
| Pentalogy of Cantrell | Defek sternum + diafragma + jantung ektopia |
| Amniotic band syndrome | Defek asimetris, tidak selalu eviscerasi besar |
FBWC → anomali multipel berat + tali pusat pendek → prognosis letal.
Prognosis
- Hampir 100% fatal (IUFD atau meninggal neonatal dini).
- Tidak ada terapi kuratif intrauterin maupun postnatal.
Tata Laksana Obstetri
-
Konseling komprehensif orang tua
- Menjelaskan prognosis letal.
- Diskusi terminasi kehamilan sesuai usia gestasi & regulasi.
-
Terminasi kehamilan
- Biasanya direkomendasikan setelah diagnosis pasti.
-
Jika kehamilan dilanjutkan
- Fokus pada perawatan suportif maternal.
- Persalinan pervaginam umumnya aman karena tujuan paliatif.
Intisari Klinis
FBWC adalah malformasi embrionik berat akibat kegagalan folding tubuh awal, dengan defek torakoabdominal besar, tali pusat pendek, dan anomali skeletal, yang letal serta memerlukan diagnosis prenatal dini dan konseling terminasi.
Referensi (Vancouver)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. McGraw-Hill; 2022.
- Hoffman BL, Schorge JO, Halvorson LM, et al. Williams Gynecology. 4th ed. McGraw-Hill; 2020.
- Moore KL, Persaud TVN, Torchia MG. The Developing Human: Clinically Oriented Embryology. 11th ed. Elsevier; 2020.
- Van Allen MI, Curry C, Gallagher L. Limb body wall complex: I. Pathogenesis. Am J Med Genet. 1987;28:529-548.
- Society for Maternal-Fetal Medicine (SMFM). Fetal structural anomalies. Am J Obstet Gynecol. 2020.
Komentar