✅ Klasifikasi Derajat Solusio Plasenta (Klasik – Page / Williams Obstetrics) Klasifikasi didasarkan pada: gambaran klinis ibu perdarahan terbuka / tersembunyi status hemodinamik kondisi janin derajat koagulopati 🔹 Grade 0 — Asimtomatik (Occult Abruption) Karakteristik: tidak ada tanda klinis diagnosis retrospektif pasca persalinan hematoma retroplasenta kecil Kondisi ibu dan janin: hemodinamik stabil janin normal Risiko gagal ginjal: tidak ada — tidak terdapat gangguan perfusi sistemik. 🔹 Grade 1 — Ringan (Mild Abruption) Temuan klinis: perdarahan per vaginam ringan uterus sedikit nyeri / tegang tanpa nyeri hebat TD stabil tidak ada tanda syok FHR normal Laboratorium: fibrinogen normal tanpa DIC Risiko gagal ginjal: sangat rendah → perfusi ginjal tidak terganggu, tidak terjadi vasospasme sistemik bermakna. 🔹 Grade 2 — Sedang (Moderate Abruption) Temuan: nyeri uterus + uterus tegang / hipertonia perdarahan dapat sedikit tetapi sering t...
🔹 Definisi Dasar 1) Gemelli Monozygotik (Identik) Terjadi dari: satu ovum yang dibuahi satu spermatozoa kemudian mengalami pembelahan zigot pada tahap awal perkembangan embrio. Karakteristik utama: materi genetik hampir identik jenis kelamin sama fenotipe mirip Distribusi populasi ± 3–4 per 1000 kehamilan (relatif konstan, tidak dipengaruhi usia atau fertilitas). 2) Gemelli Dizygotik (Fraternal / Non-identik) Terjadi dari: dua ovum berbeda dibuahi oleh dua spermatozoa berbeda dalam satu siklus. Karakteristik: genetik setara saudara kandung biasa dapat berbeda jenis kelamin fenotipe dapat berbeda Insidensi meningkat pada: usia ibu lanjut multiparitas ras Afrika penggunaan ovulasi inducer / ART. 🟣 Perbedaan Fundamental Aspek Monozygotik Dizygotik Asal konsepsi 1 zigot membelah 2 ovum + 2 sperma Genetik hampir identik berbeda Jenis kelamin selalu sama bisa berbeda Korialitas bervariasi (tergantung waktu pembelahan)...