Langsung ke konten utama

Satu Orang

Nak, ingat selalu ini.. 
Ada satu orang yang selalu harus kamu cintai.. 
Ada satu orang yang selalu harus kamu percayai.. 
Ada satu orang yang selalu harus kamu andalkan.. 
Dirimu nak.. 
Dirimu sendiri.. 

"Jangan terlalu bergantung kepada siapapun di dunia ini. Karena bahkan bayanganmu sendiri meninggalkanmu ketika kamu berada dalam kegelapan." — Ibnu Taimiyah.


Bapak tidak sedang mengajarkanmu untuk egois mencintai diri sendiri saja.. 
Bapak tidak sedang membuatmu paranoid susah mempercayai orang lain.. 
Ataupun membuatmu anti sosial dengan tidak bisa memberikan mengkoordinasikan tugas dengan orang lain.. 
Tapi.. Bapak minta.. 
Nak, jika kamu tidak pernah sadar how lovely you are.. 
Jika kamu tidak pernah memahami arti percaya diri.. 
Jika kamu terlalu bergantung kepada orang lain.. 
No one will love you.. No one.. 
Dan jika kamu tidak bisa diandalkan apalagi dirimu sendiri tidak percaya kepada dirimu bahwa dirimu bisa diandalkan.. 
Bukan tidak mungkin orang orang juga mempercayaimu.. 

Lalu, 
Hanya ada satu orang juga yang selalu bisa membelamu.. 
Akan selalu ada satu orang saja yang selalu percaya dengan pilihanmu.. 
Ada satu orang yang tidak akan meninggalkan mu.. 
Walaupun dalam susahmu.. 
Dalam gelapmu.. 
Dalam kegelisahanmu.. 
Ya nak.. Tepat jawabanmu itu.. 
Dirimu sendiri.. 


"Never lose faith in yourself, and never lose hope; remember, even when this world throws its worst and then turns its back, there is still always hope." - Pittacus Lore

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peripartum Cardiomyopathy (PPCM): Kriteria Diagnosis dan Penatalaksanaan

Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.  --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...

IUGR (Intrauterine Growth Restriction / Fetal Growth Restriction) .

1. Definisi IUGR atau Fetal Growth Restriction (FGR) adalah kondisi di mana janin gagal mencapai potensi pertumbuhan intrauterin yang diharapkan untuk usia gestasinya. Secara praktis sering didefinisikan sebagai estimated fetal weight (EFW) < 10th percentile untuk usia kehamilan; tetapi perlu dibedakan dari small for gestational age (SGA) karena tidak semua SGA adalah patologis (konstitusional). Pedoman internasional juga membedakan IUGR ringan/sedang dan berat (mis. EFW < 3rd centile atau bukti disfungsi hemodinamik/abnormal Doppler). 2. Patofisiologi — ringkasan Patofisiologi IUGR bersifat multifaktorial. Mekanisme utama yang sering hadir: Insufisiensi plasenta (plasental) — kerusakan atau gangguan vascularisasi plasenta → aliran darah uteroplacental menurun → asupan oksigen dan nutrisi terhambat → penurunan pertumbuhan janin. Ini adalah penyebab tersering pada IUGR asimetris. Faktor maternal — hipertensi kronis, preeklampsia, penyakit jantung, malnutrisi kronis, mer...

Dexamethasone untuk Maturasi Paru Janin

Definisi Dexamethasone adalah glukokortikoid sintetik yang digunakan untuk mempercepat proses maturasi paru janin pada kehamilan prematur. Pemberian dexamethasone bertujuan untuk meningkatkan produksi surfaktan dalam paru janin, sehingga mengurangi risiko Sindrom Distres Pernapasan Neonatal (SDPN) yang terjadi pada bayi prematur. Penggunaan dexamethasone terutama dilakukan pada ibu hamil yang berisiko melahirkan sebelum usia kehamilan 34 minggu, dengan tujuan mengurangi morbiditas dan mortalitas neonatal terkait dengan masalah pernapasan. Farmakokonetik 1. Absorpsi: Dexamethasone diberikan melalui rute intravena (IV) atau intramuskular (IM). Setelah pemberian IM, obat ini dengan cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh. 2. Distribusi: Dexamethasone memiliki distribusi yang luas ke dalam cairan ekstraseluler dan sistem saraf pusat. Obat ini dapat melintasi sawar plasenta dengan mudah dan mempengaruhi janin. 3. Metabolisme: Dexamethasone dimetabolisme di hati melalui enzim P450...