Langsung ke konten utama

Ini hidup guweeeh! part 1

Bismillah..
God please! akhir minggu ini makasih ya.. aku udah diingetin..
Ya..lewat beberapa kejadian kejadian yang berurutan hadir di minggu ini..
i love it..
hehe.. bakalan gue inget tiga quotes favorit ini.. yang makin bikin gue ga peduli lu orang mau bilang apa.. lu orang mau ngapain.. gue ga peduli eh ralat gue ga mau ambil pusing..
1. Setiap kejadian di dunia ini pasti ada hikmah yang dapat kita petik, dan selalu ada peristiwa di balik peristiwa.
Pelajaran..belajar..learning..studying..uthlubul..sinau..kata yang sering muncul dalam kehidupan lo sejak masih duduk di kelas satu SD sampe sekarang ini lu orang hidup.. dan pasti orang tua lu slalu ngingetin.. "mas, sinau ora nonton tv wae", "lu ga belajar belajar ini udah jam berapa? besok lu ujian broo" mindset lama muncul.. belajar karena di suruh..belajar karena "merasa" dipaksa belajar.. belajar karena besok ujian.. lu banget kan? padahal kalo lu ngerti pentingnya belajar lu bakal bilang makasih nyium kaki bokap nyokap lu karena ini hal yg penting dalam kehidupan lu.
bentar, kejauhan ini ngomongnya..
kembali ke topik.. selalu ada hikmah dari setiap peristiwa. Ya, disini kamu belajar yang nggak cuma pake buku. lu harus baca peristiwa, lu analisis, lu pahami kenapa bisa terjadi. karena, cuma keledai yang jatuh di lubang yang sama. karena, lu emang harus mikir ini kejadian, ini kesalahan ga boleh terulang di masa depan. ya kalo nggak, biasnya Alloh bakal ngasih tu ujian berkali kali hingga lu paham, lu bisa lulus dari itu ujian..
so.. tiap ada peristiwa, IQRO.. bacalah..pahami kejadian tersebut.. nyesel boleh, tapi jangan ngeratapin. satu lagi, selalu inget ya.. Alloh ga bakal ngasih cobaan yang lebih berat dari kemampuan lu, kalopun itu lu rasa berat, bilang sama Alloh. wudhlu, sujud, doa..
hehe..cukup satu dulu dah ya dari tiga quotes. maap bahasanya acakadut..anggep aja ini artikel sesuai judul di atas part 1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Sahabat, Teman, Kolega

Nak, Suatu saat nanti. Kamu akan menemukan titik jenuh berhubungan dengan orang yang diluar keluargamu.  Nanti akan kamu sadari bahwa akan ada sahabat, ada teman, dan ada kolega saja. Rekan kerjamu, orang yang tersenyum manis di depanmu, orang yang mengiyakanmu karena gelarmu, jabatanmu, labelmu. Mereka lah kolegamu. Don't bring them home, don't bring them privately. Mereka adalah orang orang yang memakai topeng di depanmu. Mereka menjawab iyamu karena tahu, ketika harus menolakmu menyanggahmu, mereka takut. mereka tak punya pilihan lain bagimu. Kamu cukup memberikan porsi hidupmu kepada mereka saat di lingkungan kerja saja, dan bukan hakmu untuk tahu kehidupan mereka di luar sana. Temanmu, adalah orang yang kenal kamu dan mereka yang memang mencoba memahamimu, ingin kebaikan juga tercurah kepadamu. Temanmu adalah mereka yang membersamaimu didalam senangmu, di dalam sedihmu mereka mencoba untuk terlihat peduli kepadamu. Temanmu adalah bentuk setingkat diatas kolega. Jika kamu m...