Langsung ke konten utama

48 Law of Power (2)

Hukum 6 Perhatikan Penampilan
Segala sesuatu, semuanya dinilai dari penampilannya, apa yang tidak terlihat tidak berarti apa-apa. Jangan biarkan diri anda tersesat di tengah kerumunan atau terkubur. Jadilah mencolok, dengan cara apa pun.  Membuat diri Anda menjadi magnet perhatian dengan tampil lebih besar, lebih berwarna, lebih misterius, daripada massa yang hambar dan pemalu.



Hukum 7 Ajak orang lain melakukan Pekerjaan untuk Anda
Selalu ambil penghargaan serta gunakan kebijaksanaan, pengetahuan, dan kerja keras orang lain untuk memajukan tujuan anda sendiri. Tidak hanya itu bukankah bantuan semacam itu menghemat waktu dan energi anda yang berharga, itu akan memberi anda aura seperti dewa efisiensi dan kecepatan. Pada akhirnya pembantu Anda akan dilupakan dan anda akan diingat. Jangan pernah melakukan apa yang orang lain bisa lakukan untuk anda.


Hukum 8 Buat Orang lain mendatangi Anda 
Gunakan Umpan jika diperlukan, Saat anda memaksa orang lain untuk bertindak, Andalah yang memegang kendali. Itu selalu lebih baik untuk membuat lawan Anda mendatangi anda, meninggalkan rencananya sendiri dalam prosesnya.  Pikat dia dengan luar biasa keuntungan - lalu serang. Anda memegang kartu.



Hukum 9 Menangkan melalui Tindakan Anda.
Hindari Kemenangan sesaat apa pun yang diperoleh melalui argumen atau perdebatan. Kemenangan sebenarnya adalah kemenangan yang mengerikan. Kebencian dan niat buruk yang Anda bangkitkan lebih kuat akan bertahan lebih lama daripada perubahan sesaat apa pun. Akan jauh lebih kuat untuk membuat orang lain setuju dengan Anda melalui tindakan Anda, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Tunjukkan, jangan menjelaskan.

The 48 Laws of Power (1998) - Robert Greene

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peripartum Cardiomyopathy (PPCM): Kriteria Diagnosis dan Penatalaksanaan

Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.  --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...

IUGR (Intrauterine Growth Restriction / Fetal Growth Restriction) .

1. Definisi IUGR atau Fetal Growth Restriction (FGR) adalah kondisi di mana janin gagal mencapai potensi pertumbuhan intrauterin yang diharapkan untuk usia gestasinya. Secara praktis sering didefinisikan sebagai estimated fetal weight (EFW) < 10th percentile untuk usia kehamilan; tetapi perlu dibedakan dari small for gestational age (SGA) karena tidak semua SGA adalah patologis (konstitusional). Pedoman internasional juga membedakan IUGR ringan/sedang dan berat (mis. EFW < 3rd centile atau bukti disfungsi hemodinamik/abnormal Doppler). 2. Patofisiologi — ringkasan Patofisiologi IUGR bersifat multifaktorial. Mekanisme utama yang sering hadir: Insufisiensi plasenta (plasental) — kerusakan atau gangguan vascularisasi plasenta → aliran darah uteroplacental menurun → asupan oksigen dan nutrisi terhambat → penurunan pertumbuhan janin. Ini adalah penyebab tersering pada IUGR asimetris. Faktor maternal — hipertensi kronis, preeklampsia, penyakit jantung, malnutrisi kronis, mer...

Dexamethasone untuk Maturasi Paru Janin

Definisi Dexamethasone adalah glukokortikoid sintetik yang digunakan untuk mempercepat proses maturasi paru janin pada kehamilan prematur. Pemberian dexamethasone bertujuan untuk meningkatkan produksi surfaktan dalam paru janin, sehingga mengurangi risiko Sindrom Distres Pernapasan Neonatal (SDPN) yang terjadi pada bayi prematur. Penggunaan dexamethasone terutama dilakukan pada ibu hamil yang berisiko melahirkan sebelum usia kehamilan 34 minggu, dengan tujuan mengurangi morbiditas dan mortalitas neonatal terkait dengan masalah pernapasan. Farmakokonetik 1. Absorpsi: Dexamethasone diberikan melalui rute intravena (IV) atau intramuskular (IM). Setelah pemberian IM, obat ini dengan cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh. 2. Distribusi: Dexamethasone memiliki distribusi yang luas ke dalam cairan ekstraseluler dan sistem saraf pusat. Obat ini dapat melintasi sawar plasenta dengan mudah dan mempengaruhi janin. 3. Metabolisme: Dexamethasone dimetabolisme di hati melalui enzim P450...