Langsung ke konten utama

Cara dan Waktu yang ditentukan

Nak, menjalani takdir itu seperti membayar zakat. Ada caranya dan ada waktunya. Kita selalu melakukan segala hal agar kita dapat menjalani takdir yang ingin kita lalui. 

Tapi Alloh se Maha Kuasa itu. 

Hanya dia yang mampu memberi kamu cara dan waktu yang tepat sesuai maunya Alloh. Kita kadang udah merencanakan ABCD, Mengikhtiarkan mengusahakan hal tersebut dengan ABCD yang kita rencanakan tadi. Tapi Alloh membuat takdir kita berjalan DCBA atau bahkan melenceng jauh menjadi WXYZ. Tapi apalah daya kita. 

Hidup memang sebercanda itu ya? Ya. Eh tidak. Hidup tidak sebercanda itu tapi garis nasib kita lah yang membuat kita nanti tersenyum atau bahkan mengernyit karena tahu.. "Ya Alloh ternyata cuma seperti ini toh.. " "Ternyata begini saja.. " 

Mungkin hari ini kita mati matian berbuat atau mengusahakan sesuatu, tapi kita tidak tahu di masa depan nanti. Apakah kita melihatnya dengan cara yang sama. Apakah kita akan melakukan hal tersebut dengan cara yang sama atau dengan waktu yang akan diputuskan secara sama. 

Mungkin pesan bapak kali ini, untukmu nak. 

Selalu tugas kita selalu menjalankan mengerjakan tugas tugas kita dengan serius. Dengan benar dan dengan serius. 

Tapi.. Hasil tidak akan pernah menjadi milik kita. Ya meskipun ada pemeo Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil tapi ingat. Usaha Hanya memperbesar peluang kita mendapatkan hasil yang kita ingin kan. 

Semoga bermanfaat ya nak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peripartum Cardiomyopathy (PPCM): Kriteria Diagnosis dan Penatalaksanaan

Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.  --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...

IUGR (Intrauterine Growth Restriction / Fetal Growth Restriction) .

1. Definisi IUGR atau Fetal Growth Restriction (FGR) adalah kondisi di mana janin gagal mencapai potensi pertumbuhan intrauterin yang diharapkan untuk usia gestasinya. Secara praktis sering didefinisikan sebagai estimated fetal weight (EFW) < 10th percentile untuk usia kehamilan; tetapi perlu dibedakan dari small for gestational age (SGA) karena tidak semua SGA adalah patologis (konstitusional). Pedoman internasional juga membedakan IUGR ringan/sedang dan berat (mis. EFW < 3rd centile atau bukti disfungsi hemodinamik/abnormal Doppler). 2. Patofisiologi — ringkasan Patofisiologi IUGR bersifat multifaktorial. Mekanisme utama yang sering hadir: Insufisiensi plasenta (plasental) — kerusakan atau gangguan vascularisasi plasenta → aliran darah uteroplacental menurun → asupan oksigen dan nutrisi terhambat → penurunan pertumbuhan janin. Ini adalah penyebab tersering pada IUGR asimetris. Faktor maternal — hipertensi kronis, preeklampsia, penyakit jantung, malnutrisi kronis, mer...

Perbedaan Bad Obstetrical History (BOH) vs Recurrent Pregnancy Loss (RPL)

  BOH adalah istilah luas yang dipakai pada praktik kebidanan (terutama di Indonesia/daerah) untuk menyatakan riwayat obstetri sebelumnya yang buruk — tidak hanya keguguran berulang tetapi juga termasuk stillbirth, IUFD (intrauterine fetal death), IUGR, neonatal death, pre-eclampsia berat, malformasi kongenital, kelahiran prematur berulang, dsb. RPL lebih spesifik: merujuk pada kejadian kehamilan yang hilang (miscarriage/pregnancy loss) berulang menurut definisi pedoman internasional (≥2 atau ≥3 kehilangan kehamilan, tergantung pedoman). Ini adalah perbedaan kunci: BOH = kategori riwayat buruk (multifaset); RPL = entitas klinis spesifik (keguguran berulang).  --- A. Bad Obstetrical History (BOH) 1. Definisi BOH (kadang disebut Bad Obstetric History) adalah istilah klinis yang menggambarkan riwayat obstetri sebelumnya yang tidak menguntungkan, misalnya: dua atau lebih keguguran beruntun, IUFD, kelahiran mati (stillbirth), kelahiran prematur berulang, IUGR berulang, bayi meningg...