Langsung ke konten utama

48 Law of Power (10)

Hukum 45

Mengkhotbahkan Perlunya Perubahan, tetapi Jangan Terlalu Banyak Reformasi Sekaligus Anda memahami kebutuhan akan perubahan secara abstrak, tetapi pada tingkat sehari-hari manusia adalah makhluk kebiasaan.  Terlalu banyak inovasi menimbulkan trauma, dan akan menyebabkan revot.  Jika Anda baru dalam posisi berkuasa, atau orang luar yang mencoba membangun basis kekuatan, tunjukkan penghargaan terhadap cara lama dalam melakukan sesuatu.  Jika perubahan itu perlu, buatlah itu terasa seperti perbaikan lembut di masa lalu.



Hukum 46

Jangan pernah tampil terlalu Sempurna Tampil lebih baik dari orang lain selalu berbahaya, tetapi yang paling berbahaya dari semuanya adalah tampak tidak memiliki kesalahan atau kelemahan.  Iri hati menciptakan musuh yang diam.  Adalah cerdas untuk sesekali menunjukkan kekurangan, dan mengakui kejahatan yang tidak berbahaya, untuk menangkis rasa iri dan tampak lebih manusiawi dan mudah didekati.  Hanya dewa dan orang mati yang terlihat sempurna tanpa hukuman.



  Hukum 47

Jangan Melewati Tanda yang Anda Tuju;  Di Vietory, Pelajari Kapan Harus Berhenti Momen kemenangan seringkali merupakan momen yang paling berbahaya.  Dalam panasnya kemenangan, kesombongan dan terlalu percaya diri dapat mendorong Anda melewati tujuan yang Anda tuju, dan dengan bertindak terlalu jauh, Anda membuat lebih banyak musuh daripada yang Anda kalahkan.  Jangan biarkan kesuksesan pergi ke kepala Anda.  Tidak ada pengganti untuk strategi dan perencanaan yang cermat.  Tetapkan tujuan, dan saat Anda mencapainya, berhentilah.



Hukum 48

Asumsikan Ketiadaan Bentuk Dengan mengambil suatu bentuk, dengan memiliki rencana yang terlihat, Anda membuka diri untuk menyerang.  Alih-alih mengambil bentuk untuk dipahami musuhmu.  jaga diri Anda tetap bisa beradaptasi dan bergerak.  Terimalah kenyataan bahwa tidak ada yang pasti dan tidak ada hukum yang ditetapkan.  Cara terbaik untuk melindungi diri Anda sendiri adalah menjadi cair dan tak berbentuk seperti air, jangan pernah bertaruh pada stabilitas atau keteraturan yang langgeng.  Semua berubah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peripartum Cardiomyopathy (PPCM): Kriteria Diagnosis dan Penatalaksanaan

Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.  --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...

IUGR (Intrauterine Growth Restriction / Fetal Growth Restriction) .

1. Definisi IUGR atau Fetal Growth Restriction (FGR) adalah kondisi di mana janin gagal mencapai potensi pertumbuhan intrauterin yang diharapkan untuk usia gestasinya. Secara praktis sering didefinisikan sebagai estimated fetal weight (EFW) < 10th percentile untuk usia kehamilan; tetapi perlu dibedakan dari small for gestational age (SGA) karena tidak semua SGA adalah patologis (konstitusional). Pedoman internasional juga membedakan IUGR ringan/sedang dan berat (mis. EFW < 3rd centile atau bukti disfungsi hemodinamik/abnormal Doppler). 2. Patofisiologi — ringkasan Patofisiologi IUGR bersifat multifaktorial. Mekanisme utama yang sering hadir: Insufisiensi plasenta (plasental) — kerusakan atau gangguan vascularisasi plasenta → aliran darah uteroplacental menurun → asupan oksigen dan nutrisi terhambat → penurunan pertumbuhan janin. Ini adalah penyebab tersering pada IUGR asimetris. Faktor maternal — hipertensi kronis, preeklampsia, penyakit jantung, malnutrisi kronis, mer...

Dexamethasone untuk Maturasi Paru Janin

Definisi Dexamethasone adalah glukokortikoid sintetik yang digunakan untuk mempercepat proses maturasi paru janin pada kehamilan prematur. Pemberian dexamethasone bertujuan untuk meningkatkan produksi surfaktan dalam paru janin, sehingga mengurangi risiko Sindrom Distres Pernapasan Neonatal (SDPN) yang terjadi pada bayi prematur. Penggunaan dexamethasone terutama dilakukan pada ibu hamil yang berisiko melahirkan sebelum usia kehamilan 34 minggu, dengan tujuan mengurangi morbiditas dan mortalitas neonatal terkait dengan masalah pernapasan. Farmakokonetik 1. Absorpsi: Dexamethasone diberikan melalui rute intravena (IV) atau intramuskular (IM). Setelah pemberian IM, obat ini dengan cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh. 2. Distribusi: Dexamethasone memiliki distribusi yang luas ke dalam cairan ekstraseluler dan sistem saraf pusat. Obat ini dapat melintasi sawar plasenta dengan mudah dan mempengaruhi janin. 3. Metabolisme: Dexamethasone dimetabolisme di hati melalui enzim P450...