Langsung ke konten utama

Periksa Kehamilan Trimester I : Apa saja

 

Penapisan anomali kongenital janin pada trimester I

Penapisan trimester I bukan hanya NT (nuchal translucency). Pendekatan modern mencakup USG anatomi janin trimester I yang sistematis, dikombinasikan dengan skrining aneuploidi. Tujuannya adalah mendeteksi sedini mungkin anomali struktural mayor, terutama anomali yang dapat terlihat sejak usia kehamilan 11–13+6 minggu, sekaligus memperkirakan risiko kelainan kromosom.

1. Waktu pemeriksaan

Usia kehamilan optimal: 11+0 sampai 13+6 minggu, dengan:

  • CRL (crown-rump length) 45–84 mm untuk pengukuran NT.
  • Pemeriksaan dapat dilakukan transabdominal; transvaginal dipertimbangkan bila visualisasi tidak optimal.
  • Pemeriksaan harus menggunakan protokol USG trimester I yang sistematis, bukan hanya mengukur NT.

2. Apa saja yang dinilai?

Struktur/parameter Yang dinilai
CRL Dating kehamilan
NT Marker utama aneuploidi
Kepala & otak Tulang kalvarium, falx, choroid plexus, ventrikel, midline
Wajah Profil, tulang nasal, rahang, garis wajah
Jantung Posisi, axis, 4-chamber view, aktivitas jantung, outflow tract bila memungkinkan
Dinding abdomen Omfalokel, gastroschisis
Lambung Posisi dan keberadaan lambung
Kandung kemih Ukuran dan posisi
Ginjal Visualisasi dan posisi bila memungkinkan
Ekstremitas Keempat ekstremitas, panjang tulang, tangan/kaki bila memungkinkan
Tulang belakang Kontinuitas dan alignment
Plasenta Lokasi dan morfologi
Tali pusat Insersi dan jumlah pembuluh bila dapat dinilai
Genitalia Bila visualisasi memungkinkan

3. Nuchal translucency (NT)

NT adalah akumulasi cairan subkutan di regio posterior leher janin, yang diukur pada potongan midsagital.

Teknik penting:

  1. Janin harus dalam posisi netral.
  2. Harus diperoleh potongan midsagital yang benar.
  3. Kepala dan thoraks harus memenuhi sebagian besar layar.
  4. Kaliper ditempatkan pada batas inner-to-inner dari ruang anekoik.
  5. Pengukuran dilakukan pada bagian NT yang paling tebal.
  6. Jangan memasukkan kulit ke dalam pengukuran.
  7. Idealnya dilakukan beberapa kali dan digunakan pengukuran yang memenuhi kriteria teknis.

Interpretasi

NT meningkat berkorelasi dengan:

  • Trisomi 21
  • Trisomi 18
  • Trisomi 13
  • Turner syndrome
  • Kelainan kromosom lainnya
  • Kelainan jantung kongenital
  • Kelainan struktural tertentu
  • Kelainan genetik/mikrodeleksi tertentu

Poin penting: NT meningkat bukan diagnosis aneuploidi. NT adalah marker risiko.

Secara praktis, NT yang ≥3,0 mm atau ≥ persentil ke-95 harus mendapat perhatian, sedangkan NT ≥3,5 mm merupakan temuan yang lebih kuat untuk meningkatkan risiko kelainan kromosom dan struktural.


4. Tulang nasal

Visualisasi nasal bone (NB) merupakan marker tambahan dalam skrining aneuploidi.

Pada trisomi 21, tulang nasal lebih sering:

  • tidak tervisualisasi, atau
  • hipoplastik.

Namun, nasal bone tidak boleh digunakan sebagai pengganti NT atau skrining aneuploidi tervalidasi.


5. Ductus venosus

Ductus venosus (DV) membawa darah teroksigenasi dari vena umbilikalis menuju sirkulasi jantung.

Yang dinilai adalah gelombang A:

  • A-wave positif → umumnya normal.
  • A-wave absent → abnormal.
  • A-wave reversed → abnormal dan lebih bermakna.

Abnormalitas DV dapat meningkatkan risiko:

  • aneuploidi,
  • kelainan jantung,
  • adverse pregnancy outcome.

Tetapi DV bukan pemeriksaan universal untuk diagnosis anomali struktural dan penggunaannya terutama sebagai marker tambahan pada protokol skrining tertentu.


6. Evaluasi jantung trimester I

Ini merupakan bagian yang sering terlewat.

Minimal harus dinilai:

A. Posisi jantung

Jantung normal berada di hemitoraks kiri dengan:

  • cardiac axis sekitar 45° ± 20°
  • apex mengarah ke kiri.

B. Four-chamber view

Dinilai:

  • ukuran kedua ventrikel,
  • ukuran atrium,
  • septum,
  • katup atrioventrikular,
  • simetri ventrikel.

C. Outflow tract

Bila kondisi memungkinkan, evaluasi:

  • LVOT (left ventricular outflow tract) → jalur ventrikel kiri ke aorta.
  • RVOT (right ventricular outflow tract) → jalur ventrikel kanan ke arteri pulmonalis.

Penting: tidak semua kelainan jantung dapat disingkirkan pada trimester I. Pemeriksaan jantung definitif tetap dilakukan pada USG anatomi trimester II/fetal echocardiography bila terdapat indikasi.


7. Anomali struktural yang dapat dideteksi sejak trimester I

Beberapa kelainan yang relatif dapat dideteksi dini:

Sistem saraf pusat

  • Acrania/anencephaly
  • Alobar holoprosencephaly
  • Encephalocele
  • Kelainan perkembangan otak berat

Dinding abdomen

  • Omphalocele
  • Gastroschisis

Thoraks

  • Kelainan toraks berat
  • Kelainan diafragma tertentu

Sistem genitourinaria

  • Megacystis
  • Kelainan ginjal berat tertentu

Skeletal

  • Beberapa skeletal dysplasia berat
  • Kelainan ekstremitas mayor

Jantung

  • Beberapa congenital heart disease (CHD), terutama kelainan berat

Leher

  • Cystic hygroma

8. Megacystis

Pada trimester I, kandung kemih dapat mengalami dilatasi.

Secara praktis:

Megacystis = longitudinal bladder diameter ≥7 mm pada usia kehamilan 11–14 minggu.

Megacystis dapat berkaitan dengan:

  • lower urinary tract obstruction (LUTO),
  • urethral obstruction,
  • kelainan kromosom,
  • kelainan genetik.

Jika diameter kandung kemih ≥15 mm, risiko kelainan kromosom dan prognosis buruk meningkat secara bermakna.


9. Skrining aneuploidi trimester I

Pendekatan dapat dibagi menjadi:

A. Combined test

Menggabungkan:

USG

  • NT
  • CRL

dengan:

Biokimia maternal

  • free β-hCG
  • PAPP-A (pregnancy-associated plasma protein-A)

Ditambah faktor maternal untuk menghasilkan risiko individual:

Usia maternal + NT + free β-hCG + PAPP-A ± marker USG tambahan


B. NIPT/cfDNA

NIPT (non-invasive prenatal testing) menggunakan cell-free fetal DNA (cfDNA) dalam darah maternal.

Merupakan skrining dengan performa sangat tinggi terutama untuk:

  • Trisomi 21
  • Trisomi 18
  • Trisomi 13

Namun:

NIPT adalah skrining, bukan diagnosis.

Hasil high-risk harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan diagnostik:

  • CVS (chorionic villus sampling), atau
  • amniocentesis.

Dan yang sangat penting:

NIPT tidak menggantikan USG anatomi.

Karena NIPT tidak dirancang untuk mendeteksi sebagian besar kelainan struktural janin.


10. Prinsip algoritme klinis

                 USIA KEHAMILAN 11–13+6 MINGGU
                            │
                            ▼
                 USG TRIMESTER I SISTEMATIS
                            │
             ┌──────────────┴──────────────┐
             │                             │
         CRL + NT                  Anatomi janin
             │                             │
             └──────────────┬──────────────┘
                            ▼
                    PENILAIAN RISIKO
                            │
          ┌─────────────────┼─────────────────┐
          │                 │                 │
       Risiko rendah    Marker abnormal   Anomali struktural
          │                 │                 │
          ▼                 ▼                 ▼
     Skrining rutin    Evaluasi lanjut   Rujuk MFM/
                                           fetal medicine
                              │
                 ┌────────────┴────────────┐
                 │                         │
              cfDNA/NIPT              Tes diagnostik
                                        CVS/amnio

11. Hal yang sangat penting untuk residen

Ada tiga konsep yang jangan dicampur:

① Skrining aneuploidi

Contoh:

  • NT
  • combined test
  • NIPT/cfDNA
  • nasal bone
  • DV

→ menghasilkan probabilitas/risk, bukan diagnosis.

② Skrining anomali struktural

→ dilakukan melalui USG anatomi sistematis.

③ Diagnosis definitif

Bila dicurigai kelainan kromosom:

  • CVS
  • amniosentesis

dengan pemeriksaan:

  • karyotype,
  • chromosomal microarray,
  • atau pemeriksaan molekuler sesuai indikasi.

Poin ujian yang sering keluar

Kehamilan 12 minggu + NT 4,5 mm → jangan langsung mengatakan trisomi 21.

Jawaban yang benar:

Increased nuchal translucency → increased risk of chromosomal abnormality and congenital heart disease → lakukan konseling genetik, evaluasi anatomi, tawarkan pemeriksaan diagnostik kromosom dan follow-up fetal echocardiography sesuai indikasi.

Sedangkan:

NIPT positif trisomi 21 → belum boleh disebut janin pasti trisomi 21.

Harus:

Confirmatory diagnostic testing dengan CVS atau amniosentesis.

Dan:

NIPT negatif → tidak berarti janin bebas dari congenital anomaly, karena NIPT terutama menilai risiko aneuploidi tertentu, bukan seluruh malformasi struktural.


Referensi utama — Vancouver

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw Hill; 2022.
  2. Salomon LJ, Alfirevic Z, Bilardo CM, Chalouhi GE, Ghi T, Kagan KO, et al. ISUOG practice guidelines: performance of first-trimester fetal ultrasound scan. Ultrasound Obstet Gynecol. 2013;41(1):102-13.
  3. Salomon LJ, Alfirevic Z, Da Silva Costa F, Deter RL, Figueras F, Ghi T, et al. ISUOG Practice Guidelines: ultrasound assessment of fetal biometry and growth. Ultrasound Obstet Gynecol. 2019;53(6):715-23.
  4. Nicolaides KH. Screening for fetal aneuploidies at 11 to 13 weeks. Prenat Diagn. 2011;31(1):7-15.
  5. Nicolaides KH. Nuchal translucency and other first-trimester sonographic markers of chromosomal abnormalities. Am J Obstet Gynecol. 2004;191(1):45-67.
  6. Gil MM, Accurti V, Santacruz B, Plana MN, Nicolaides KH. Analysis of cell-free DNA in maternal blood in screening for fetal aneuploidies: updated meta-analysis. Ultrasound Obstet Gynecol. 2017;50(3):302-14.
  7. American College of Obstetricians and Gynecologists. Current ACOG guidance on prenatal genetic screening and diagnostic testing. Obstet Gynecol. Washington, DC: ACOG.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Sahabat, Teman, Kolega

Nak, Suatu saat nanti. Kamu akan menemukan titik jenuh berhubungan dengan orang yang diluar keluargamu.  Nanti akan kamu sadari bahwa akan ada sahabat, ada teman, dan ada kolega saja. Rekan kerjamu, orang yang tersenyum manis di depanmu, orang yang mengiyakanmu karena gelarmu, jabatanmu, labelmu. Mereka lah kolegamu. Don't bring them home, don't bring them privately. Mereka adalah orang orang yang memakai topeng di depanmu. Mereka menjawab iyamu karena tahu, ketika harus menolakmu menyanggahmu, mereka takut. mereka tak punya pilihan lain bagimu. Kamu cukup memberikan porsi hidupmu kepada mereka saat di lingkungan kerja saja, dan bukan hakmu untuk tahu kehidupan mereka di luar sana. Temanmu, adalah orang yang kenal kamu dan mereka yang memang mencoba memahamimu, ingin kebaikan juga tercurah kepadamu. Temanmu adalah mereka yang membersamaimu didalam senangmu, di dalam sedihmu mereka mencoba untuk terlihat peduli kepadamu. Temanmu adalah bentuk setingkat diatas kolega. Jika kamu m...