Langsung ke konten utama

Postingan

Sabtu bersama bapakku

Dalam sebuah kesempatan, Alhamdulillah Bapak bertemu dengan kakungmu nak.. Ya.. Bapaknya bapak.. Ada selisih paham.. Ada beda pendapat diantara kami berdua.. Bapak mengingikan A... Kakung menginginkan B... Ya..tentang berbeda pendapat..tentang berbeda sudut pandang.. Pesan bapak tentang itu.. Suatu saat bahkan setelah kamu membaca ini pun kamu dapat mempunyai perbedaan pendapat.. Ketika kamu memiliki perbedaan pendapat perbedaan keyakinan.. Satu hal yang harus kamu ingat.. Jika memang harus menuju jalan itu bersama kamu harus bernegosiasi kamu harus berkompromi.. Tetapi jika memang bisa berbeda jalan kamu bisa bersepakat untuk tidak sepakat.. Cuma.. Ada hal yang lebih hulu yang harus kamu lakukan nak.. Komunikasikan.. Selalu komunikasikan perbedaanmu.. Jika nanti jika kamu punya berbeda pandangan  dengan Bapak, bapak akan mendengarkannya.. Jika nanti kamu punya sudut pandang yang mungkin bapak alpha dalam melihatnya.. sampaikanlah kepada bapak.. Nak, selalu berlatihlah ...

Pesan dari Ramadhan

Nak, Bapak sempatkan menulis pesan bapak untukmu disela sela kerja bapak.. Terlintas dalam benak bapak di panjang usia bapak sampai saat ini.. Bapak senantiasa selalu bersyukur.. Tidak ada yang lebih mudah.. Tidak juga lebih berat.. Yaitu selalu mengucapkan kata.. menumbuhkan rasa syukur di dalam hati.. Dalam filosofi jawa bukan lebih tepatnya dalam kehidupan bapak sebagai orang jawa.. Bapak selalu menemukan kalimat.. "untung e,... bejo tenan,.." selalu disematkan orang orang jawa dalam setiap kekecewaan.. dalam setiap kejadian tidak mengenakkan.. Leluhur kita mengajarkan itu.. Selalu ada hal yang pantas di syukuri dari setiap kejadian menyenangkan ataupun menyedihkan.. Alloh pun, mengajarkan kepada kita, meminta kita untuk menjadi hamba-Nya yang bersyukur, tidak mengkufuri nikmat-Nya.. Bahkan, jika kita menghitung hitung, meraba raba, mencari cari nikmat apa saja yang Alloh berikan kepada kita, satu buku satu ensiklopedia saja tidak cukup untuk menjelaskan semuanya.. Apakah ...

Sesederhana kalimat ini

Pesan dari Al Qur'an  وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰ أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا ''Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu. Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi. Kecuali (dengan menyebut) insya Allah. Dan ingatlah kepada Tuhan-mu jika kamu lupa dan katakanlah mudah-mudahan Tuhan-ku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada itu.'' (QS Al-Kahfi: 23-24).

Aku selalu yakin

“Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku” – Umar bin Khattab

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Imam

 Nak,  Terima kasih Anakku, Ibrahim.. Terima kasih semalam kamu memberikan semangat baru bagi bapak.. Ibrahim bisa berlatih mengimami bapak sholat.. Ibrahim mulai lancar melaksanakan gerakkan gerakkan sholat.. Tantanganmu mengimami bapak dengan membaca surat al quraisy dan al lahab engkau laksanakan.. Bapak bahagia.. Bapak merasa haru.. Bapak yang memang belum bisa menjadi bapak yang terbaik bagimu ini pun ikut bangga.. Anakku bisa.. Anakku selalu bisa.. In syaa Alloh nak, seperti doa yang selalu bapak ucapkan disetiap doa doa bapak.. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ  وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا “ ROBBANA HAB LANA MIN AZWAJINA WA DZURRIYATINA QURROTA A’YUN, WAJ’ALNA LILMUTTAQINA IMAMAA .” (Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa) (QS. Al Furqon:74)  Bapak akan selalu bersamamu nak.. In syaa All...

Tidak seperti itu..

Nak, Jika kamu berpikir bapak itu sempurna.. Tidak bapak bukanlah orang yang sempurna.. Jika kamu berpikir bapak adalah orang yang hebat.. Tidak bapak bukanlah orang yang hebat.. Bapak tidak sehebat superman dengan kekuatan supernya.. Bapak tidak sesuci dan selurus kiai dan ustadz ustadz.. Bapak juga tidak setegar Batu karang dalam yang selalu kokoh berdiri diterpa ombak.. Bapak hanyalah manusia biasa.. Seorang bapak yang kadang punya salah yang kadang punya khilaf.. Bapak hanya bisa memberikan cinta untukmu.. Bapak hanya bisa mengusahakan terbaik untukmu.. Bapak usahakan dunia dan akhirat agar kamu menjadi orang yang baik, orang yang lurus, orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, orang yang sholeh.. Bapak harap.. Bapak harap kamu sekalian akan menjadi anak yang selalu berlogika, memiliki ilmu pengetahuan.. Selalu beriman, berpegang teguh kepada Quran dan sunnah yang dilaksanakan Rasululloh.. Kalian bisa nak.. Kita jalan bersama kesana bersama sama..