✅ Klasifikasi Derajat Solusio Plasenta (Klasik – Page / Williams Obstetrics)
Klasifikasi didasarkan pada:
- gambaran klinis ibu
- perdarahan terbuka / tersembunyi
- status hemodinamik
- kondisi janin
- derajat koagulopati
🔹 Grade 0 — Asimtomatik (Occult Abruption)
Karakteristik:
- tidak ada tanda klinis
- diagnosis retrospektif pasca persalinan
- hematoma retroplasenta kecil
Kondisi ibu dan janin:
- hemodinamik stabil
- janin normal
Risiko gagal ginjal: tidak ada
— tidak terdapat gangguan perfusi sistemik.
🔹 Grade 1 — Ringan (Mild Abruption)
Temuan klinis:
- perdarahan per vaginam ringan
- uterus sedikit nyeri / tegang
- tanpa nyeri hebat
- TD stabil
- tidak ada tanda syok
- FHR normal
Laboratorium:
- fibrinogen normal
- tanpa DIC
Risiko gagal ginjal: sangat rendah
→ perfusi ginjal tidak terganggu, tidak terjadi vasospasme sistemik bermakna.
🔹 Grade 2 — Sedang (Moderate Abruption)
Temuan:
- nyeri uterus + uterus tegang / hipertonia
- perdarahan dapat sedikit tetapi sering tersamar (concealed)
- takikardia maternal
- tanda hipoperfusi awal
- distress janin sering ditemukan
Laboratorium:
- fibrinogen mulai menurun
- D-dimer meningkat
- dapat muncul konsumsi koagulasi awal
Risiko gagal ginjal: ada (moderate)
Mekanisme:
- vasospasme sistemik
- penurunan renal plasma flow
- oliguria prerenal
Sebagian besar reversible bila resusitasi adekuat.
🔹 Grade 3 — Berat (Severe / Fulminant Abruption)
Terbagi menjadi 2 subtipe penting:
Grade 3A — Tanpa DIC
- perdarahan masif (sering concealed)
- uterus “board-like”
- syok hipovolemik
- kematian janin sering terjadi
Risiko gagal ginjal:
- tinggi bila syok berkepanjangan
- ATN dapat terjadi
Grade 3B — Dengan DIC / Koagulopati Konsumtif
Ciri klinis:
- hipofibrinogenemia berat
- perdarahan difus
- mikro-trombosis sistemik
- hemoglobinuria dapat muncul
Komplikasi ginjal:
✔ Acute Tubular Necrosis (ATN)
✔ Renal cortical necrosis (pada syok + DIC berat)
✔ Oliguria / anuria persisten
Ini merupakan kelompok dengan risiko gagal ginjal tertinggi.
🧠 Hubungan Derajat Solusio & Risiko Gagal Ginjal
| Derajat Solusio | Hemodinamik | Koagulasi | Oliguria | Risiko Gagal Ginjal |
|---|---|---|---|---|
| Grade 0 | Stabil | Normal | Tidak ada | Tidak ada |
| Grade 1 | Stabil | Normal | Tidak ada | Sangat rendah |
| Grade 2 | Hipoperfusi ringan | Konsumsi awal | Dapat terjadi | Sedang (reversibel) |
| Grade 3A | Syok | ± koagulasi | Oliguria | Tinggi |
| Grade 3B | Syok + DIC | Hipofibrinogenemia berat | Oliguria/anuria | Sangat tinggi (ATN / cortical necrosis) |
Determinans utama terjadinya gagal ginjal:
- derajat syok dan lama hipoperfusi
- luas hematoma retroplasenta (concealed > unconcealed)
- tingkat hipofibrinogenemia
- kehadiran DIC dan mikro-trombosis glomerulus
- keterlambatan resusitasi cairan & produk darah
🩺 Parameter Prediktor Dini Risiko Gagal Ginjal
Yang perlu dimonitor ketat pada Grade 2–3:
- urine output < 0,5 mL/kg/jam
- kreatinin meningkat
- RPF/GFR menurun
- fibrinogen < 200 mg/dL (berisiko)
- fibrinogen < 150 mg/dL (tinggi, indikasi koreksi)
- D-dimer tinggi
- trombosit turun
- LDH meningkat (iskemia jaringan)
Pada oliguria prerenal:
→ koreksi perfusi dan fibrinogen lebih dahulu
→ diuretik tidak dianjurkan sebelum perfusi adekuat.
🎯 Implikasi Klinis Manajemen
Grade 2–3 memerlukan:
- resusitasi cairan + produk darah terukur
- target fibrinogen ≥ 200–250 mg/dL
- evaluasi DIC serial
- monitoring urine output jam-ke-jam
- pertimbangan akses invasif
- terminasi kehamilan sesuai indikasi obstetrik
Indikasi konsultasi nefrologi:
- oliguria persisten setelah resusitasi adekuat
- kreatinin meningkat progresif
- kecurigaan ATN / cortical necrosis
📚 Daftar Pustaka (Vancouver style)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022. Placental abruption; Renal and hepatic dysfunction.
- Oyelese Y, Ananth CV. Placental Abruption. Obstet Gynecol. 2006;108(4):1005-1016.
- Tikkanen M. Placental abruption: epidemiology, risk factors and consequences. Acta Obstet Gynecol Scand. 2011;90(2):140-149.
- Sibai BM. Acute renal failure in pregnancy. Am J Obstet Gynecol. 1998;179:67-72.
- Pritchard JA, MacDonald PC, Gant NF. Williams Obstetrics classic concepts: abruption, coagulopathy, renal complications.
.
Komentar