Bismillah. Kali ini saya memikirkan sesuatu yang tiba tiba muncul di pikiran saya dalam perjalanan saya tadi. tentang konteks membuat suatu hal menjadi berguna dan konteks juga lah yang membuat suatu hal menurun fungsinya (bukan tidak berguna). Awal pikiran saya adalah mengenai fungsi sebuah titik. Ya, sebuah titik hitam. Titik hitam tidak akan berguna dalam sebuah kanvas gambar besar. Bahkan dalam garis lurus, kehilangan satu titik saja tidak akan bermakna banyak. Titik hitam pun sakti dengan kehebatannya menghentikan kalimat panjang dan menjadikannya berhenti. Bagi saya itu lah, hikayat konteks. Begitu juga sebuah konteks akan krusial dalam kehidupan manusia. Konteks lah yang memilih siapa yang berguna dan siapa yang kurang berguna. tetapi hebatnya, Alloh menciptakan kita adaptif dan multi fungsi, multi task. Kita tidak terbatasi hanya menjadi sebuah titik. tapi dapat kita menjadi koma, menjadi tanda seru, menjadi apa yang kita inginkan asal kita bisa membaca konteks. Apaka...
Blog ini ditulis oleh bapak - bapak kece dengan ID instagram @mistermahameru. Harapannya sih bisa jadi memento buat dia sendiri ataupun untuk anak - anaknya kelak. Terpenting, menjadi pengingat bagi diri sendiri dan syukur - syukur bisa menjadi ilham bagi orang lain. Semoga Bermanfaat :)