Langsung ke konten utama

Klasifikasi Bethesda: Mengenal Lesi Prakanker lebih dekat

 Klasifikasi Bethesda adalah sistem pelaporan sitologi serviks (Pap smear) yang menstandarkan interpretasi lesi prakanker dan kanker serviks. Fokus utama untuk lesi prakanker epitel skuamosa dibagi menjadi dua spektrum besar: LSIL dan HSIL, dengan kategori tambahan untuk hasil ambigu.


1. Struktur Klasifikasi Bethesda (Relevan Lesi Prakanker)

A. Lesi Sel Skuamosa (Squamous Cell Abnormalities)

1. ASC (Atypical Squamous Cells)

a. ASC-US (Undetermined Significance)

  • Perubahan minimal, tidak cukup untuk LSIL
  • Sering terkait infeksi Human papillomavirus transient
  • Risiko rendah

b. ASC-H (cannot exclude HSIL)

  • Curiga ke arah HSIL
  • Risiko signifikan lesi derajat tinggi

2. LSIL (Low-Grade Squamous Intraepithelial Lesion)

  • Korelasi histologi: CIN 1
  • Infeksi HPV produktif
  • Perubahan ringan (koilositosis)

3. HSIL (High-Grade Squamous Intraepithelial Lesion)

  • Korelasi histologi: CIN 2–3
  • Lesi pra-kanker sejati
  • Risiko progresi tinggi ke kanker invasif

4. Squamous Cell Carcinoma (SCC)

  • Karsinoma invasif
  • Stadium lanjut dari spektrum penyakit

B. Lesi Sel Glandular (Tambahan penting)

1. AGC (Atypical Glandular Cells)

  • Endoserviks atau endometrium
  • Perlu evaluasi lebih lanjut

2. AIS (Adenocarcinoma in situ)

  • Lesi prekursor adenokarsinoma

2. Skema Hirarki Klinis

Dari ringan → berat:

ASC-US → LSIL → ASC-H → HSIL → SCC

➡️ Semakin ke kanan:

  • Derajat displasia meningkat
  • Risiko progresi meningkat
  • Tatalaksana lebih agresif

3. Korelasi Sitologi – Histopatologi

Bethesda Histopatologi Risiko
ASC-US Normal / CIN 1 Rendah
LSIL CIN 1 Rendah
ASC-H CIN 2–3 Sedang–tinggi
HSIL CIN 2–3 Tinggi

4. Basis Biologi

Infeksi persisten Human papillomavirus:

  • LSIL → HPV episomal (infeksi produktif)
  • HSIL → integrasi DNA virus:
    • E6 → inaktivasi p53
    • E7 → inaktivasi Rb

5. Implikasi Klinis

ASC-US:

  • HPV testing (triage)
  • Observasi

LSIL:

  • Kolposkopi (terutama usia >25 tahun)
  • Observasi pada usia muda

ASC-H:

  • Kolposkopi segera

HSIL:

  • Eksisi:
    • LEEP / LEETZ
  • Tidak boleh ditunda

6. Pitfall Klinis

  • Inflamasi seperti Cervicitis kronik:
    • Dapat menyerupai ASC-US / LSIL
  • Sampling tidak adekuat → false negative
  • Overinterpretasi → overtreatment

7. Insight Klinis Lanjut

Pendekatan modern (ASCCP 2019):

  • Berbasis risk-based management, bukan hanya kategori Bethesda
  • Integrasi:
    • HPV status
    • Riwayat sebelumnya
    • Usia

8. Kesimpulan

  • Sistem Bethesda membagi lesi prakanker menjadi:
    • ASC (ambiguous)
    • LSIL (low-grade)
    • HSIL (high-grade)
  • HSIL = titik kritis klinis karena risiko tinggi progresi
  • Harus selalu dikorelasikan dengan HPV dan kolposkopi

Referensi (Vancouver)

  1. Nayar R, Wilbur DC. The Bethesda System for Reporting Cervical Cytology. 3rd ed. Springer; 2015.
  2. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Lippincott Williams & Wilkins; 2020.
  3. Perkins RB, et al. 2019 ASCCP Risk-Based Management Guidelines. J Low Genit Tract Dis. 2020.
  4. Cunningham FG, et al. Williams Gynecology. 4th ed. McGraw-Hill; 2020.
  5. Schiffman M, et al. HPV and cervical carcinogenesis. Lancet. 2007.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Sahabat, Teman, Kolega

Nak, Suatu saat nanti. Kamu akan menemukan titik jenuh berhubungan dengan orang yang diluar keluargamu.  Nanti akan kamu sadari bahwa akan ada sahabat, ada teman, dan ada kolega saja. Rekan kerjamu, orang yang tersenyum manis di depanmu, orang yang mengiyakanmu karena gelarmu, jabatanmu, labelmu. Mereka lah kolegamu. Don't bring them home, don't bring them privately. Mereka adalah orang orang yang memakai topeng di depanmu. Mereka menjawab iyamu karena tahu, ketika harus menolakmu menyanggahmu, mereka takut. mereka tak punya pilihan lain bagimu. Kamu cukup memberikan porsi hidupmu kepada mereka saat di lingkungan kerja saja, dan bukan hakmu untuk tahu kehidupan mereka di luar sana. Temanmu, adalah orang yang kenal kamu dan mereka yang memang mencoba memahamimu, ingin kebaikan juga tercurah kepadamu. Temanmu adalah mereka yang membersamaimu didalam senangmu, di dalam sedihmu mereka mencoba untuk terlihat peduli kepadamu. Temanmu adalah bentuk setingkat diatas kolega. Jika kamu m...