Langsung ke konten utama

Ca Endometrium: Tipe I vs Tipe II

 

Klasifikasi kanker endometrium secara klasik dibagi menjadi Tipe I (estrogen-dependent) dan Tipe II (non–estrogen-dependent). Pembagian ini penting karena mencerminkan patogenesis, profil molekuler, agresivitas, dan prognosis yang berbeda.


🔬 1. Tipe I Endometrial Carcinoma

(Endometrioid carcinoma)

🧬 Patogenesis

  • Berasal dari hiperplasia endometrium (terutama atypical hyperplasia/EIN)
  • Dipicu oleh unopposed estrogen
  • Jalur molekuler utama:
    • Mutasi PTEN (paling sering)
    • Mutasi PIK3CA, KRAS
    • Microsatellite instability (MSI) → terkait defek mismatch repair (MLH1, MSH2)

👉 Jalur:
Estrogen → hiperplasia → atypia → karsinoma


👩‍⚕️ Faktor Risiko

  • Obesitas (aromatisasi androgen → estrogen)
  • Anovulasi kronik (misalnya Polycystic Ovary Syndrome)
  • Nulliparitas
  • Menarche dini, menopause terlambat
  • Terapi estrogen tanpa progesteron
  • Tamoxifen (parsial agonis endometrium)

🔬 Histopatologi

  • Endometrioid adenocarcinoma
  • Well–moderate differentiation (Grade 1–2 dominan)

🧪 Karakter Klinik

  • Umumnya perimenopause
  • Gejala klasik: abnormal uterine bleeding (AUB)
  • Biasanya terdeteksi stadium awal

📊 Prognosis

  • Lebih baik
  • Respons baik terhadap terapi hormonal
  • Survival tinggi

⚠️ 2. Tipe II Endometrial Carcinoma

(Non-endometrioid: serous, clear cell, carcinosarcoma)

🧬 Patogenesis

  • Tidak terkait estrogen
  • Berasal dari endometrium atrofik
  • Jalur molekuler:
    • Mutasi p53 (signature utama)
    • Aneuploidy tinggi
    • Tidak terkait hiperplasia

👉 Jalur:
Atrofi endometrium → mutasi p53 → karsinoma agresif


👩‍⚕️ Faktor Risiko

  • Usia lanjut (postmenopause)
  • Endometrium atrofik
  • Tidak terkait obesitas/estrogen

🔬 Histopatologi

  • Serous carcinoma (paling sering tipe II)
  • Clear cell carcinoma
  • Carcinosarcoma (MMMT)

🧪 Karakter Klinik

  • Usia lebih tua (postmenopause)
  • Sering sudah:
    • Invasi miometrium dalam
    • Penyebaran ekstrauterin awal
  • Perilaku biologis mirip kanker ovarium high-grade

📊 Prognosis

  • Buruk
  • Agresif, cepat metastasis
  • Survival rendah

⚖️ Perbandingan Kunci (High-Yield)

Parameter Tipe I Tipe II
Estrogen Dependent Independent
Lesi prekursor Hiperplasia (EIN) Tidak ada
Usia Perimenopause Postmenopause
Histologi Endometrioid Serous, clear cell
Genetik PTEN, MSI p53
Grade Low–moderate High grade
Prognosis Baik Buruk

🧠 Insight Klinis Lanjutan (Level Subspesialis)

  • Tipe I ≈ “low-grade, hormone-driven tumor”
  • Tipe II ≈ “high-grade, genomically unstable tumor”
  • Dalam klasifikasi modern (TCGA):
    • Tipe I → sering masuk MSI atau copy-number low
    • Tipe II → dominan copy-number high (p53 abnormal)

👉 Ini penting karena:

  • Menentukan terapi adjuvan
  • Memprediksi respons imunoterapi (MSI-high)

📚 Referensi (Vancouver Style)

  1. Hoffman BL, et al. Williams Gynecology. 4th ed. McGraw-Hill; 2020.
  2. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Wolters Kluwer; 2020.
  3. Kumar V, Abbas AK, Aster JC. Robbins & Cotran Pathologic Basis of Disease. 10th ed. Elsevier; 2021.
  4. Cancer Genome Atlas Research Network. Integrated genomic characterization of endometrial carcinoma. Nature. 2013;497:67–73.
  5. Colombo N, et al. ESMO-ESGO-ESTRO consensus on endometrial cancer. Int J Gynecol Cancer. 2016.

Jika ingin, saya bisa lanjutkan ke:

  • Algoritma diagnosis & workup (TVUS, ET cutoff, biopsy)
  • Staging FIGO terbaru + perubahan penting
  • Tatalaksana berbasis risk stratification (low vs high risk)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Sahabat, Teman, Kolega

Nak, Suatu saat nanti. Kamu akan menemukan titik jenuh berhubungan dengan orang yang diluar keluargamu.  Nanti akan kamu sadari bahwa akan ada sahabat, ada teman, dan ada kolega saja. Rekan kerjamu, orang yang tersenyum manis di depanmu, orang yang mengiyakanmu karena gelarmu, jabatanmu, labelmu. Mereka lah kolegamu. Don't bring them home, don't bring them privately. Mereka adalah orang orang yang memakai topeng di depanmu. Mereka menjawab iyamu karena tahu, ketika harus menolakmu menyanggahmu, mereka takut. mereka tak punya pilihan lain bagimu. Kamu cukup memberikan porsi hidupmu kepada mereka saat di lingkungan kerja saja, dan bukan hakmu untuk tahu kehidupan mereka di luar sana. Temanmu, adalah orang yang kenal kamu dan mereka yang memang mencoba memahamimu, ingin kebaikan juga tercurah kepadamu. Temanmu adalah mereka yang membersamaimu didalam senangmu, di dalam sedihmu mereka mencoba untuk terlihat peduli kepadamu. Temanmu adalah bentuk setingkat diatas kolega. Jika kamu m...