Langsung ke konten utama

Disgerminoma Ovarium

 

1. Definisi

Disgerminoma adalah tumor ganas sel germinal ovarium yang merupakan analog dari seminoma testis. Tumor ini berasal dari sel germinal primordial yang belum berdiferensiasi dan termasuk dalam kelompok malignant ovarian germ cell tumors.


2. Epidemiologi

  • ± 1–2% dari semua kanker ovarium
  • Tumor ganas ovarium tersering pada usia muda (<30 tahun)
  • Puncak: remaja–dewasa muda
  • Bilateral ±10–15% (lebih sering dibanding germ cell tumor lain)

3. Patofisiologi

  • Berasal dari germ cell primitif
  • Histologi menyerupai:
    • Sel besar, sitoplasma jernih (glycogen-rich)
    • Nukleus sentral prominen
    • Septa fibrosa dengan infiltrasi limfosit

👉 Secara biologis:

  • Tumor highly radiosensitive dan chemosensitive
  • Pertumbuhan relatif cepat, tetapi respons terapi sangat baik

4. Hubungan Genetik & Kondisi Khusus

  • Berasosiasi dengan:
    • Gonadal dysgenesis
    • Swyer syndrome
    • Pasien dengan kromosom Y (risiko tinggi gonadoblastoma → disgerminoma)

👉 Penting:

  • Pertimbangkan kariotipe pada pasien muda

5. Gambaran Klinis

Gejala utama:

  • Nyeri perut bawah
  • Massa abdomen cepat membesar
  • Distensi abdomen

Gejala tambahan:

  • Acute abdomen (torsi/ruptur)
  • Jarang: perdarahan abnormal

6. Tumor Marker

Berbeda dari germ cell tumor lain:

  • LDH ↑ (marker utama)
  • β-hCG:
    • Bisa meningkat (jika ada syncytiotrophoblastic cells)
  • AFP:
    • Normal (penting untuk diferensial)

👉 Kombinasi:

  • AFP ↑ → pikirkan yolk sac tumor (bukan disgerminoma)

7. Diagnosis

A. Imaging (USG / CT)

  • Massa solid homogen
  • Lobulated
  • Vaskularisasi tinggi

B. Histopatologi (definitif)

  • Sel besar uniform
  • Septa fibrosa + limfosit

8. Staging

Mengikuti FIGO staging system kanker ovarium

👉 Mayoritas:

  • Didiagnosis pada Stage I

9. Tatalaksana

A. Prinsip utama

👉 Fertility-sparing approach adalah standar


B. Stadium awal (Stage IA)

  • Unilateral salpingo-oophorectomy
  • Staging:
    • Peritoneal washing
    • Inspeksi abdomen
    • Biopsi selektif

👉 Tidak perlu kemoterapi jika:

  • Stage IA
  • Tidak ada residual tumor

C. Stadium lanjut / risiko tinggi

Kemoterapi:

  • Regimen BEP:
    • Bleomycin
    • Etoposide
    • Cisplatin

D. Radioterapi

  • Sensitif, tetapi jarang digunakan karena:
    • Efek pada fertilitas
    • Kemoterapi lebih efektif

10. Prognosis

  • Sangat baik dibanding kanker ovarium lain

Survival:

  • Stage I: >95%
  • Advanced stage: tetap tinggi dengan kemoterapi

👉 Faktor prognostik:

  • Stage (paling penting)
  • Residual tumor
  • Respons kemoterapi

11. Diagnosis Banding (high-yield)

Tumor Marker
Disgerminoma LDH ↑
Yolk sac tumor AFP ↑
Choriocarcinoma β-hCG ↑
Immature teratoma AFP ±

12. Clinical Pearls

  • Tumor ganas ovarium tersering pada wanita muda → disgerminoma
  • AFP normal adalah kunci membedakan dari yolk sac tumor
  • Fertility preservation adalah prioritas
  • Prognosis sangat baik meskipun ganas

Kesimpulan

  • Disgerminoma adalah tumor germ cell ganas dengan:
    • Usia muda
    • Marker LDH
    • Respons terapi sangat baik
  • Penatalaksanaan menekankan fertility-sparing surgery + kemoterapi bila perlu

Referensi (Vancouver style)

  1. Hoffman BL, et al. Williams Gynecology. 4th ed. McGraw-Hill; 2020.
  2. Berek JS, et al. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Lippincott; 2020.
  3. NCCN Guidelines: Ovarian Germ Cell Tumors.
  4. AJOG. Management of ovarian germ cell tumors.
  5. Kurman RJ, WHO Classification of Tumours of Female Reproductive Organs.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Perbedaan Bad Obstetrical History (BOH) vs Recurrent Pregnancy Loss (RPL)

  BOH adalah istilah luas yang dipakai pada praktik kebidanan (terutama di Indonesia/daerah) untuk menyatakan riwayat obstetri sebelumnya yang buruk — tidak hanya keguguran berulang tetapi juga termasuk stillbirth, IUFD (intrauterine fetal death), IUGR, neonatal death, pre-eclampsia berat, malformasi kongenital, kelahiran prematur berulang, dsb. RPL lebih spesifik: merujuk pada kejadian kehamilan yang hilang (miscarriage/pregnancy loss) berulang menurut definisi pedoman internasional (≥2 atau ≥3 kehilangan kehamilan, tergantung pedoman). Ini adalah perbedaan kunci: BOH = kategori riwayat buruk (multifaset); RPL = entitas klinis spesifik (keguguran berulang).  --- A. Bad Obstetrical History (BOH) 1. Definisi BOH (kadang disebut Bad Obstetric History) adalah istilah klinis yang menggambarkan riwayat obstetri sebelumnya yang tidak menguntungkan, misalnya: dua atau lebih keguguran beruntun, IUFD, kelahiran mati (stillbirth), kelahiran prematur berulang, IUGR berulang, bayi meningg...