A – Ask for help
Minta bantuan segera
- Panggil:
- Obstetrician senior
- Anestesi
- Neonatologi
- Perawat/bidan tambahan
- Dokumentasikan waktu kepala lahir
📌 Distosia bahu adalah true obstetric emergency → tidak ditangani sendiri.
L – Lift legs (Manuver McRoberts)
Fleksi maksimal paha ibu ke arah abdomen
- Meluruskan sakrum
- Mengurangi sudut lumbosakral
- Meningkatkan diameter anteroposterior panggul
📌 Efektif pada ±40–60% kasus
📌 Langkah pertama utama
A – Anterior suprapubic pressure
Tekanan suprapubik terarah
- Arah: posterior dan lateral
- Tujuan:
- Mengaduksi bahu anterior
- Mengurangi diameter biakromial
⚠️ Fundal pressure dilarang → memperberat impaksi dan meningkatkan risiko ruptur uterus
R – Release posterior arm
Ekstraksi lengan posterior
- Masukkan tangan ke posterior vagina
- Fleksikan siku → lahirkan lengan posterior
- Diameter bahu berkurang ±2–3 cm
📌 Salah satu manuver paling efektif bila McRoberts gagal
M – Maneuvers (internal rotation)
Manuver rotasi internal
- Rubin maneuver
- Tekanan pada sisi posterior bahu anterior
- Woods screw maneuver
- Rotasi bahu posterior ke anterior
Tujuan:
- Mengubah orientasi bahu ke diameter oblik panggul
R – Roll over (Gaskin maneuver)
Posisi all-fours (merangkak)
- Mengubah hubungan biomekanik panggul
- Efektif terutama pada multipara
📌 Aman dan sederhana bila kondisi memungkinkan
Urutan Prinsip Penting
- Jangan menarik kepala secara berlebihan
- Ikuti urutan ALARMR
- Setiap manuver dilakukan ±30–60 detik
- Dokumentasi lengkap (medikolegal penting)
Manuver “Rescue” (di luar ALARMR – sangat jarang)
- Fraktur klavikula disengaja
- Manuver Zavanelli (reposisi kepala → SC) → Pilihan terakhir, risiko tinggi
Ringkasan Tabel ALARMR
| Huruf | Tindakan | Tujuan Biomekanik |
|---|---|---|
| A | Ask for help | Tim siap & cepat |
| L | Lift legs (McRoberts) | ↑ diameter AP |
| A | Anterior suprapubic pressure | Adduksi bahu |
| R | Release posterior arm | ↓ diameter bahu |
| M | Maneuvers (Rubin/Woods) | Rotasi bahu |
| R | Roll over (Gaskin) | Ubah orientasi panggul |
Poin Ujian & Klinis Penting
- ALARMR = pendekatan berurutan, bukan acak
- Fundal pressure selalu salah
- Ekstraksi lengan posterior = manuver paling efektif lanjutan
- Cedera pleksus brakialis lebih sering akibat traksi berlebihan, bukan distosia itu sendiri
Kesimpulan
ALARMR merupakan mnemonik praktis dan evidence-based untuk menangani distosia bahu secara cepat, aman, dan sistematis. Penguasaan urutan ini wajib bagi setiap dokter yang menangani persalinan pervaginam, baik dalam praktik klinis maupun konteks ujian.
Daftar Pustaka (Vancouver)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
- Edmonds DK. Oxford Handbook of Obstetrics and Gynaecology. 4th ed. Oxford: Oxford University Press; 2020.
- Gherman RB, et al. Shoulder dystocia: an evidence-based evaluation of the obstetric emergency. Am J Obstet Gynecol. 2006;195(3):657–72.
- Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG). Shoulder Dystocia. Green-top Guideline No. 42. London; 2012.
Komentar