Langsung ke konten utama

Staging Kanker Serviks (FIGO 2018)

 

Berbeda dengan kanker ginekologi lain, staging kanker serviks bersifat klinis, namun sejak FIGO 2018 diperbolehkan dan dianjurkan menggunakan imaging (MRI, CT, PET-CT) serta temuan patologi kelenjar getah bening untuk meningkatkan akurasi.

Rujukan utama: Williams Gynecology, Berek & Novak, dan konsensus FIGO 2018.


Prinsip Dasar FIGO 2018

  • Staging dapat ditentukan oleh:
    • Pemeriksaan klinis
    • Imaging
    • Temuan histopatologi (khusus KGB)
  • Keterlibatan kelenjar getah bening → stadium IIIC
  • Stadium ditentukan oleh penyebaran anatomis, bukan ukuran tumor saja

FIGO STAGING KANKER SERVIKS


STADIUM I – Terbatas pada Serviks

IA – Mikroinvasif (hanya mikroskopik)

Tidak tampak secara klinis

  • IA1:
    Invasi stroma ≤3 mm kedalaman
  • IA2:
    Invasi stroma >3–5 mm

Lebar horizontal tidak lagi digunakan dalam FIGO 2018


IB – Lesi Makroskopik / >IA

  • IB1: Tumor ≤2 cm
  • IB2: Tumor >2 cm – ≤4 cm
  • IB3: Tumor >4 cm

STADIUM II – Meluas ke luar serviks, belum ke dinding pelvis

IIA – Tanpa invasi parametrium

  • IIA1: Lesi ≤4 cm
  • IIA2: Lesi >4 cm

IIB

  • Dengan invasi parametrium

STADIUM III – Penyakit Lokal Lanjut

IIIA

  • Melibatkan ⅓ bawah vagina
  • Tidak mencapai dinding pelvis

IIIB

  • Melibatkan dinding pelvis
  • dan/atau hidronefrosis / non-functioning kidney

IIIC – Metastasis Kelenjar Getah Bening

(Ditambahkan pada FIGO 2018)

  • IIIC1: KGB pelvis positif
  • IIIC2: KGB paraaorta positif

Tambahkan suffix:

  • r → berdasarkan imaging (IIIC1r)
  • p → berdasarkan patologi (IIIC1p)

STADIUM IV – Penyakit Lanjut

IVA

  • Invasi mukosa kandung kemih dan/atau rektum

IVB

  • Metastasis jauh:
    • Paru
    • Hepar
    • Tulang
    • KGB supraklavikula

Tabel Ringkasan Cepat FIGO 2018

Stadium Kriteria Utama
IA1 Invasi ≤3 mm
IA2 Invasi >3–5 mm
IB1 ≤2 cm
IB2 >2–4 cm
IB3 >4 cm
IIA Ke vagina atas
IIB Parametrium
IIIA ⅓ bawah vagina
IIIB Dinding pelvis / hidronefrosis
IIIC1 KGB pelvis
IIIC2 KGB paraaorta
IVA Kandung kemih / rektum
IVB Metastasis jauh

Implikasi Klinis Staging

  • IA–IB1
    → Bedah (radikal histerektomi / trakelektomi)
  • IB3–IVA
    Kemoterapi–radioterapi konkuren
  • IIIC
    → Upstaging walaupun tumor kecil

Kesalahan Klinis yang Sering

  • Mengabaikan KGB positif → salah stadium
  • Menganggap hidronefrosis ringan bukan IIIB
  • LEEP pada kanker invasif → kontraindikasi

Kesimpulan Kunci

  • FIGO 2018 adalah staging paling relevan saat ini
  • KGB positif selalu meng-upstage ke IIIC
  • Ukuran tumor menentukan IB1–IB3
  • Staging menentukan pilihan terapi dan prognosis

Daftar Pustaka (Vancouver Style)

  1. FIGO Committee on Gynecologic Oncology. Revised FIGO staging for carcinoma of the cervix uteri, 2018. Int J Gynaecol Obstet. 2019;145(1):129–35.
  2. Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  3. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
  4. NCCN Clinical Practice Guidelines in Oncology: Cervical Cancer. Version terbaru.
  5. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Perbedaan Bad Obstetrical History (BOH) vs Recurrent Pregnancy Loss (RPL)

  BOH adalah istilah luas yang dipakai pada praktik kebidanan (terutama di Indonesia/daerah) untuk menyatakan riwayat obstetri sebelumnya yang buruk — tidak hanya keguguran berulang tetapi juga termasuk stillbirth, IUFD (intrauterine fetal death), IUGR, neonatal death, pre-eclampsia berat, malformasi kongenital, kelahiran prematur berulang, dsb. RPL lebih spesifik: merujuk pada kejadian kehamilan yang hilang (miscarriage/pregnancy loss) berulang menurut definisi pedoman internasional (≥2 atau ≥3 kehilangan kehamilan, tergantung pedoman). Ini adalah perbedaan kunci: BOH = kategori riwayat buruk (multifaset); RPL = entitas klinis spesifik (keguguran berulang).  --- A. Bad Obstetrical History (BOH) 1. Definisi BOH (kadang disebut Bad Obstetric History) adalah istilah klinis yang menggambarkan riwayat obstetri sebelumnya yang tidak menguntungkan, misalnya: dua atau lebih keguguran beruntun, IUFD, kelahiran mati (stillbirth), kelahiran prematur berulang, IUGR berulang, bayi meningg...