Langsung ke konten utama

Analisis komparatif Anti-Müllerian Hormone (AMH) versus Antral Follicle Count (AFC) sebagai prediktor Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS),



1. Latar Belakang Klinis

Prediksi risiko OHSS merupakan komponen krusial sebelum memulai controlled ovarian stimulation (COS). Dua parameter yang paling banyak digunakan dan divalidasi adalah:

  • AMH (biokimia – marker cadangan ovarium fungsional)
  • AFC (anatomi – marker cadangan ovarium struktural)

Keduanya saling melengkapi, namun memiliki kekuatan dan keterbatasan berbeda dalam memprediksi OHSS.


2. Definisi Singkat

AMH

  • Diproduksi oleh sel granulosa folikel preantral dan antral kecil (2–6 mm)
  • Relatif stabil sepanjang siklus
  • Mencerminkan pool folikel sensitif FSH

AFC

  • Jumlah folikel 2–10 mm pada USG transvaginal fase folikular awal
  • Menggambarkan jumlah target langsung stimulasi

3. Mekanisme Keterkaitan dengan OHSS

Parameter Mekanisme Risiko OHSS
AMH tinggi Menunjukkan populasi besar folikel kecil → respons FSH berlebihan → ↑ VEGF
AFC tinggi Banyak folikel yang mengalami luteinisasi pasca hCG → ↑ VEGF akut

📌 OHSS adalah fenomena vaskular pasca-hCG, sehingga AFC memiliki hubungan lebih “langsung”, sedangkan AMH bersifat “prediktor hulu”.


4. Cut-off Klinis yang Umum Digunakan

AMH

  • 3,5 ng/mL → risiko meningkat

  • 5,0 ng/mL → risiko tinggi OHSS

  • 7–10 ng/mL → sangat khas PCOS, risiko OHSS berat

AFC

  • ≥20 folikel total → risiko tinggi
  • ≥25 folikel → prediktor kuat OHSS berat

5. Perbandingan Kekuatan Prediksi (Evidence-Based)

A. Akurasi Prediktif

Parameter Sensitivitas Spesifisitas Reprodusibilitas
AMH Tinggi Sedang Sangat baik
AFC Tinggi Tinggi Operator-dependent

📌 AMH lebih konsisten antar-siklus, AFC lebih dipengaruhi skill operator.


B. Meta-analisis & Studi Kunci

  • AMH menunjukkan AUC lebih tinggi dibanding AFC dalam memprediksi respon ovarium berlebihan
  • AFC lebih akurat memprediksi OHSS klinis berat
  • Kombinasi AMH + AFC → prediksi terbaik

6. Keunggulan & Keterbatasan

AMH

Keunggulan:

  • Tidak tergantung hari siklus
  • Objektif, reproducible
  • Sangat baik pada PCOS

Keterbatasan:

  • Variasi antar-assay
  • Tidak memprediksi dinamika luteinisasi pasca trigger

AFC

Keunggulan:

  • Langsung mencerminkan jumlah folikel responsif
  • Lebih dekat dengan patofisiologi OHSS

Keterbatasan:

  • Operator-dependent
  • Variabilitas inter-observer

7. Aplikasi Klinis Praktis

A. Stratifikasi Risiko

Kondisi Risiko OHSS
AMH tinggi + AFC tinggi Sangat tinggi
AMH tinggi + AFC normal Tinggi
AMH normal + AFC tinggi Tinggi
AMH normal + AFC normal Rendah

B. Penentuan Strategi COS

Temuan Strategi
AMH ≥5 ng/mL Low-dose FSH
AFC ≥20 GnRH antagonist
AMH + AFC tinggi GnRH agonist trigger + freeze-all

8. Kesimpulan Profesional

  1. AMH adalah prediktor terbaik untuk hiperrespons ovarium
  2. AFC adalah prediktor paling dekat dengan OHSS klinis
  3. Kombinasi AMH dan AFC adalah standar emas stratifikasi risiko OHSS
  4. Pada PCOS, AMH sering overestimate, sehingga AFC penting untuk konfirmasi
  5. Penilaian prediktor harus diintegrasikan dengan usia, BMI, dan riwayat OHSS

9. Ringkasan Exam-Oriented (High-Yield)

  • AMH → marker kuantitatif folikel kecil
  • AFC → marker anatomi target stimulasi
  • OHSS berat paling berkorelasi dengan AFC tinggi
  • GnRH antagonist + agonist trigger bila AMH/AFC tinggi

Daftar Pustaka (Vancouver)

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  2. Hoffman BL, Schorge JO, Schaffer JI, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  3. Broer SL, Dólleman M, Opmeer BC, et al. AMH and AFC as predictors of excessive ovarian response. Hum Reprod Update. 2011;17(1):46–54.
  4. Broer SL, van Disseldorp J, Broeze KA, et al. Added value of ovarian reserve testing. Hum Reprod Update. 2014;20(5):688–701.
  5. Humaidan P, Polyzos NP, Alsbjerg B, et al. Individualization of COS to prevent OHSS. Fertil Steril. 2016;106(1):124–36.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Kurva Lubchenko

Kurva Lubchenko adalah kurva untuk menaksir perkiraan berat badan janin pada kehamilan, apakah janin tersebut kecil sesuai atau besar dari masa kehamilan. Berikut wallpaper Hp yang dapat didownload untuk anda. Feel free to take pals.

Sesingkat itu..

 Nak, kali ini bapak akan mengingatkanmu tentang konsep manners matter. Ya bagaimana manners Kita sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Bagaimana attitude akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Sepenting itu kah. Benar. Manners Dan attitude ternyata adalah rangkaian dari habit yg harus dipupuk sejak dini. Di era dewasa ini dan kehidupan dewasa ini penting karena nantinya habit kecil kecil kitalah yg akan membuat manners Kita terhadap kejadian terhadap orang lain yang tentunya tidak akan kita ketahui ke depannya akankah menjadi takdir besar kita ataukah hanya numpang lewat saja.  Bapak pernah memberitahumu tentang memilih dengan dewasa, memilih dengan bertanggung jawab dan teknisnya seperti apa. ketika kita memilih untuk berbuat ataupun tidak berbuat tentu kita akan tahu konsekuensinya. Bapak ulangi, kita harus menakar konsekuensinya. Penyesalan adalah hal yang hadir ketika ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ketika ada diskrepansi antara apa yang kita perhitungkan...