Langsung ke konten utama

Staging Kanker Endometrium (FIGO Surgical Staging)

 


Prinsip Dasar Staging

  • Dilakukan setelah total hysterectomy + bilateral salpingo-oophorectomy (TH-BSO)
  • Penilaian meliputi:
    • Kedalaman invasi miometrium
    • Keterlibatan serviks
    • Kelenjar getah bening pelvis & paraaorta
    • Penyebaran intraabdomen dan jauh

FIGO Staging Kanker Endometrium


Stadium I – Terbatas pada Uterus

IA

  • Tumor terbatas pada endometrium
    atau
  • Invasi miometrium < 50%

➡️ Prognosis sangat baik


IB

  • Invasi miometrium ≥ 50%

➡️ Risiko metastasis kelenjar meningkat


Stadium II – Melibatkan Serviks

  • Tumor menginvasi stroma serviks
  • Tidak meluas ke luar uterus

Catatan penting:
Keterlibatan kelenjar endoserviks saja tidak lagi termasuk stadium II


Stadium III – Penyebaran Lokal / Regional

IIIA

  • Invasi:
    • Serosa uterus dan/atau
    • Adneksa (ovarium / tuba)

IIIB

  • Penyebaran ke:
    • Vagina
    • Parametrium

IIIC – Metastasis Kelenjar Getah Bening

  • IIIC1 → KGB pelvis positif
  • IIIC2 → KGB paraaorta ± pelvis

Stadium IV – Penyakit Lanjut

IVA

  • Invasi:
    • Mukosa kandung kemih
    • Mukosa rektum

IVB

  • Metastasis jauh:
    • Intraabdomen (di luar pelvis)
    • Paru
    • Hepar
    • Tulang
    • KGB inguinal

Ringkasan Tabel Staging FIGO

Stadium Deskripsi
I Terbatas pada uterus
IA <50% invasi miometrium
IB ≥50% invasi miometrium
II Invasi stroma serviks
IIIA Serosa/adneksa
IIIB Vagina/parametrium
IIIC1 KGB pelvis
IIIC2 KGB paraaorta
IVA Kandung kemih/rektum
IVB Metastasis jauh

Implikasi Klinis Staging

  • Stadium I–II
    → Prognosis baik, bedah ± radioterapi
  • Stadium III
    → Bedah + terapi adjuvan (RT/kemoterapi)
  • Stadium IV
    → Pendekatan multimodal / paliatif

Faktor Prognostik Penting (Selain Stadium)

  • Grade histologi (G1–G3)
  • Tipe histologi (endometrioid vs serous/clear cell)
  • Lymphovascular space invasion (LVSI)
  • Status kelenjar getah bening

Perbandingan Singkat: Stadium vs Prognosis

Stadium 5-year Survival
I >85–90%
II ±70–80%
III ±40–60%
IV <20%

Kesimpulan Kunci

  • Staging kanker endometrium adalah staging bedah
  • Kedalaman invasi miometrium adalah penentu utama stadium awal
  • Keterlibatan kelenjar getah bening meng-upstage menjadi stadium IIIC
  • Staging menentukan terapi adjuvan dan prognosis

Daftar Pustaka (Vancouver Style)

  1. Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  2. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  3. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
  4. FIGO Committee on Gynecologic Oncology. FIGO staging for carcinoma of the endometrium. Int J Gynaecol Obstet. 2009;105(2):103–4.
  5. Colombo N, et al. ESMO–ESGO–ESTRO consensus conference on endometrial cancer. Int J Gynecol Cancer. 2016;26(1):2–30.

Jika Anda ingin, saya dapat melanjutkan dengan:

  • Algoritme terapi berdasarkan stadium
  • Tabel staging vs adjuvan terapi
  • Kasus OSCE penentuan stadium
  • Perbandingan FIGO lama vs pembaruan terbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Peripartum Cardiomyopathy (PPCM): Kriteria Diagnosis dan Penatalaksanaan

Definisi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah suatu kondisi gagal jantung yang berkembang pada trimester terakhir kehamilan atau dalam waktu lima bulan setelah melahirkan, tanpa penyebab yang jelas seperti penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.  --- Patofisiologi Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) Secara Hormonal dan Biomolekuler Peripartum Cardiomyopathy (PPCM) adalah kondisi gagal jantung yang terjadi pada trimester akhir kehamilan atau dalam lima bulan setelah melahirkan, tanpa adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya. Secara patofisiologis, PPCM dianggap sebagai kardiomiopati dilatasi yang idiopatik, tetapi berbagai faktor hormonal dan biomolekuler dapat berperan dalam perkembangannya. Pemahaman tentang patofisiologi hormon dan biomolekuler PPCM penting untuk mengembangkan pendekatan terapi yang lebih baik. Beberapa perubahan hormonal selama kehamilan berperan penting dalam pengembangan PPCM: 1. Peningkatan Prolaktin Prolaktin, yang meningkat secara signifikan selama ke...