Langsung ke konten utama

Spontan Breech, Manual Aid, dan Total Ekstraksi

 

1. Klasifikasi Cara Persalinan Bokong

Persalinan bokong pervaginam diklasifikasikan berdasarkan derajat intervensi penolong terhadap janin:

  1. Spontaneous Breech Delivery (Spontan Bracht)
  2. Assisted Breech Delivery (Manual Aid)
  3. Total Breech Extraction (Total Ekstraksi)

2. Spontaneous Breech Delivery (Spontan Bracht)

Definisi

Persalinan di mana seluruh tubuh janin lahir spontan tanpa manipulasi aktif, hingga kepala terakhir lahir.

Dalam praktik modern, istilah ini sering merujuk pada metode Bracht, di mana setelah bokong lahir spontan, tubuh janin diangkat ke arah abdomen ibu untuk membantu kelahiran kepala tanpa manipulasi intrauterin.

Mekanisme

  • Bokong → badan → bahu → kepala lahir secara fisiologis
  • Kepala tetap fleksi oleh berat tubuh janin

Indikasi

  • Frank breech
  • Janin kecil–sedang
  • His adekuat
  • Panggul sangat baik
  • Multipara

Keuntungan

  • Trauma minimal
  • Manipulasi minimal
  • Asfiksia lebih rendah bila berjalan lancar

Keterbatasan

  • Jarang terjadi sepenuhnya spontan
  • Risiko head entrapment bila kemajuan lambat

3. Assisted Breech Delivery (Manual Aid)

Definisi

Persalinan bokong di mana bagian bawah janin lahir spontan, tetapi penolong melakukan manuver manual selektif untuk melahirkan bahu dan kepala.

📌 Ini adalah metode standar yang paling sering digunakan saat ini.


Tahapan dan Manuver

1. Bokong lahir spontan hingga umbilikus

Hands-off

2. Ekstraksi bahu

  • Manuver Lovset
    • Rotasi tubuh janin untuk melahirkan bahu posterior lalu anterior

3. Ekstraksi kepala terakhir

  • Manuver Mauriceau–Smellie–Veit
  • Alternatif: Forceps Piper

Indikasi

  • Frank breech atau complete breech
  • Aterm
  • Operator berpengalaman
  • Fasilitas SC tersedia

Keuntungan

  • Kontrol lebih baik terhadap proses persalinan
  • Mengurangi risiko distosia bahu dan kepala

Risiko

  • Trauma janin bila teknik salah
  • Asfiksia bila ekstraksi lambat

4. Total Breech Extraction (Total Ekstraksi)

Definisi

Persalinan di mana seluruh tubuh janin, termasuk bokong, bahu, dan kepala, diekstraksi secara aktif oleh penolong.

📌 Tidak menunggu kelahiran spontan bokong.


Indikasi Kuat (Terbatas)

  1. Janin kedua pada kehamilan kembar (setelah janin pertama lahir)
  2. IUFD
  3. Distres janin akut saat bokong sudah rendah
  4. Situasi emergensi tertentu dengan operator sangat berpengalaman

Kontraindikasi

  • Janin tunggal hidup
  • Primigravida
  • Prematur (kecuali kondisi khusus)
  • Operator tidak terlatih

Risiko

  • Trauma berat janin
  • Cedera spinal
  • Ruptur uterus
  • Asfiksia berat

5. Perbandingan Ringkas

Aspek Spontan Bracht Manual Aid Total Ekstraksi
Derajat intervensi Minimal Selektif Maksimal
Bokong lahir Spontan Spontan Diekstraksi
Bahu & kepala Spontan Dengan manuver Diekstraksi
Risiko trauma Paling rendah Sedang Paling tinggi
Penggunaan saat ini Jarang Paling sering Sangat terbatas
Indikasi utama Multipara terpilih Aterm selektif Janin kedua kembar

6. Prinsip Klinis Penting (Pearls)

  • Hands off the breech sampai skapula terlihat
  • Jangan menarik janin sebelum pembukaan lengkap
  • Total ekstraksi bukan metode rutin
  • Persalinan bokong = persalinan oleh operator, bukan oleh his semata

7. Kesimpulan

  • Spontan Bracht: fisiologis, jarang, hanya pada kondisi sangat ideal
  • Manual Aid: gold standard persalinan pervaginam bokong modern
  • Total Ekstraksi: prosedur emergensi dengan indikasi sangat terbatas

Pemilihan metode harus berbasis seleksi kasus ketat, kompetensi operator, dan keselamatan janin sebagai prioritas utama.


Daftar Pustaka (Vancouver)

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  2. Edmonds DK. Oxford Handbook of Obstetrics and Gynaecology. 4th ed. Oxford: Oxford University Press; 2020.
  3. Baskett TF. Vaginal delivery of breech presentation. Best Pract Res Clin Obstet Gynaecol. 2002;16(1):1–12.
  4. Goffinet F, et al. Is planned vaginal delivery for breech presentation at term still an option? Am J Obstet Gynecol. 2006;194(4):1002–11.

Bila Anda menginginkan, saya dapat:

  • Membuat algoritma keputusan klinis berbentuk flowchart
  • Ringkasan tabel ujian cepat (INACOG / MRCOG)
  • Ilustrasi langkah manuver secara berurutan (teks skematik)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Kurva Lubchenko

Kurva Lubchenko adalah kurva untuk menaksir perkiraan berat badan janin pada kehamilan, apakah janin tersebut kecil sesuai atau besar dari masa kehamilan. Berikut wallpaper Hp yang dapat didownload untuk anda. Feel free to take pals.

Sesingkat itu..

 Nak, kali ini bapak akan mengingatkanmu tentang konsep manners matter. Ya bagaimana manners Kita sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Bagaimana attitude akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Sepenting itu kah. Benar. Manners Dan attitude ternyata adalah rangkaian dari habit yg harus dipupuk sejak dini. Di era dewasa ini dan kehidupan dewasa ini penting karena nantinya habit kecil kecil kitalah yg akan membuat manners Kita terhadap kejadian terhadap orang lain yang tentunya tidak akan kita ketahui ke depannya akankah menjadi takdir besar kita ataukah hanya numpang lewat saja.  Bapak pernah memberitahumu tentang memilih dengan dewasa, memilih dengan bertanggung jawab dan teknisnya seperti apa. ketika kita memilih untuk berbuat ataupun tidak berbuat tentu kita akan tahu konsekuensinya. Bapak ulangi, kita harus menakar konsekuensinya. Penyesalan adalah hal yang hadir ketika ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ketika ada diskrepansi antara apa yang kita perhitungkan...