Langsung ke konten utama

Postmenopausal Bleeding (PMB)

 


Definisi

Postmenopausal bleeding (PMB) adalah perdarahan per vaginam yang terjadi ≥12 bulan setelah menopause (amenore spontan ≥12 bulan). PMB selalu dianggap keganasan sampai terbukti sebaliknya, terutama karsinoma endometrium.


Epidemiologi & Signifikansi Klinis

  • ±5–10% wanita pascamenopause mengalami PMB
  • ±10% kasus PMB disebabkan oleh kanker endometrium
  • 90% pasien kanker endometrium datang dengan PMB sebagai gejala awal


Etiologi PMB (Urutan Tersering)

1. Atrofi Endometrium & Vagina (paling sering)

  • Hipoestrogen → endometrium tipis & rapuh
  • Perdarahan ringan, spotting
  • Tidak nyeri

2. Keganasan & Prekeganasan

  • Karsinoma endometrium
  • Hiperplasia endometrium (terutama dengan atipia)
  • Kanker serviks
  • Kanker vagina

Faktor risiko kanker endometrium:

  • Obesitas
  • Diabetes mellitus
  • Hipertensi
  • PCOS
  • Nulliparitas
  • Terapi estrogen tanpa progestin
  • Tamoxifen

3. Polip Endometrium / Serviks

  • Perdarahan intermiten
  • Risiko keganasan meningkat pascamenopause

4. Terapi Hormon

  • HRT (terutama 6 bulan awal)
  • Tamoxifen

5. Penyebab Lain

  • Trauma
  • Infeksi vagina
  • Koagulopati
  • Lesi vulva

Pendekatan Diagnosis PMB (Stepwise)

1. Anamnesis

  • Lama menopause
  • Jumlah & pola perdarahan
  • Penggunaan HRT / tamoxifen
  • Faktor risiko keganasan

2. Pemeriksaan Fisik

  • Inspeksi vulva & vagina (atrofi, lesi)
  • Inspeksi serviks
  • Bimanual pelvis

3. Pemeriksaan Penunjang (Kunci)

A. USG Transvaginal (First-line)

  • Mengukur ketebalan endometrium (Endometrial Thickness, ET)

Interpretasi ET:

  • ET ≤4 mm → risiko kanker endometrium <1%
  • ET >4 mm → indikasi biopsi endometrium

ET ≤4 mm + perdarahan berhenti → observasi


B. Biopsi Endometrium

Indikasi:

  • ET >4 mm
  • PMB persisten/berulang
  • USG tidak adekuat
  • Faktor risiko tinggi

C. Histeroskopi

  • Bila biopsi negatif tetapi PMB berulang
  • Curiga lesi fokal (polip)

Diagnosis Banding PMB

Penyebab Kunci Klinis
Atrofi endometrium ET tipis
Kanker endometrium ET menebal
Polip Perdarahan intermiten
Kanker serviks Lesi serviks
Efek HRT Riwayat terapi

Penatalaksanaan

Berdasarkan Etiologi

Atrofi

  • Estrogen topikal vagina
  • Lubrikan

Polip

  • Polipektomi histeroskopik

Hiperplasia tanpa atipia

  • Progestin / LNG-IUS

Hiperplasia dengan atipia

  • Histerektomi total

Karsinoma endometrium

  • Staging & terapi onkologi (histerektomi + BSO ± adjuvan)

Red Flags PMB

  • Perdarahan berulang
  • Endometrium menebal
  • Obesitas + DM
  • Usia lanjut
  • Tamoxifen

Algoritme Klinis PMB (Ringkas)

  1. PMB → USG transvaginal
  2. ET ≤4 mm → observasi
  3. ET >4 mm → biopsi endometrium
  4. Lesi fokal → histeroskopi
  5. Keganasan → rujukan onkologi

Kesimpulan

  • PMB adalah keganasan sampai terbukti bukan
  • USG TV + ketebalan endometrium adalah kunci awal
  • Biopsi endometrium tidak boleh dilewatkan pada indikasi
  • Deteksi dini memberi prognosis sangat baik

Daftar Pustaka (Vancouver Style)

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  2. Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  3. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
  4. Smith-Bindman R, et al. Endovaginal ultrasound to exclude endometrial cancer. JAMA. 1998;280(17):1510–7.
  5. ACOG Practice Bulletin No. 149. Endometrial cancer. Obstet Gynecol. 2015;125:1006–26.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking: The Power of Orang Dalam

Hohoiii. Apa kabar nak! R u ok today? Kali ini bapak akan bercerita tentang tips salah satu kiat untuk membuat lancar kehidupan. Menurut bapak yg udah merasakannya dan mungkin sesekali mengalaminya tp mungkin bapak tidak menyadarinya. Networking - berjejaring. Ya. Berteman dan berkoneksi. Bukan tentang internet tapi tahu kenal dan paham dengan orang orang. Makin kesini makin paham, kenapa Islam mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi. Mengeratkan silaturahmi karena ternyata banyak manfaatnya. Bukan tentang ooo kalo silaturahmi itu biar nanti dibantu trus cuma ke orang orang tertentu saja yg di datangi dijalin silaturahmi nya. Tidak. Tidak seperti itu. Alloh mengajarkan kepada kita untuk bersilaturahmi kepada jejaring kita besar kecil saudara belum saudara, akrab tetangga dengan kolega. Indah kan Islam. Kenapa. Kita tidak pernah tahu kapan kita terpeleset, kita ga pernah tahu kapan kita dalam posisi stuck stall dalam keadaan sempit atau lapang. Dan juga kita ga pernah tah...

Setiap pertemuan..

Bismillah. Hari ini ada berita yang kembali mengingatkan saya bahwa di setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan, cepat atau lambat . Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiun. Meninggalnya ibunda dari Mbak Annisa Inayati M. S., S. Ked. Seperti yang saya ungkapkan tadi, setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Dalam sebuah awal yang manis, pahit, senang ataupun jengkel dengan seseorang akan menjadi pertemuan, yang disini akan saya namakan momen bertemu. dan saya kadang pun menamakannya jodoh, ya karena jodoh bagi saya adalah semua orang yang berkesempatan untuk bertemu saya. Apakah pertemuan selalu sesuai yang kita ingin kan? lalu apakah pertemuan itu selalu sesuai yang kita rencanakan? Kata orang - orang jodoh pun demikian. Jadi berikan kesan terbaik kepada orang yang bertemu kita. Sesingkat apapun pertemuan kita. Alangkah indah ketika kita dapat memberikan kesenangan, senyum bahagia ketika perpisahan akan tiba. Dalam premi pertama yang saya tekankan "Setiap pertemuan pasti ...

Sahabat, Teman, Kolega

Nak, Suatu saat nanti. Kamu akan menemukan titik jenuh berhubungan dengan orang yang diluar keluargamu.  Nanti akan kamu sadari bahwa akan ada sahabat, ada teman, dan ada kolega saja. Rekan kerjamu, orang yang tersenyum manis di depanmu, orang yang mengiyakanmu karena gelarmu, jabatanmu, labelmu. Mereka lah kolegamu. Don't bring them home, don't bring them privately. Mereka adalah orang orang yang memakai topeng di depanmu. Mereka menjawab iyamu karena tahu, ketika harus menolakmu menyanggahmu, mereka takut. mereka tak punya pilihan lain bagimu. Kamu cukup memberikan porsi hidupmu kepada mereka saat di lingkungan kerja saja, dan bukan hakmu untuk tahu kehidupan mereka di luar sana. Temanmu, adalah orang yang kenal kamu dan mereka yang memang mencoba memahamimu, ingin kebaikan juga tercurah kepadamu. Temanmu adalah mereka yang membersamaimu didalam senangmu, di dalam sedihmu mereka mencoba untuk terlihat peduli kepadamu. Temanmu adalah bentuk setingkat diatas kolega. Jika kamu m...