Definisi
Degenerasi mioma uteri adalah perubahan sekunder pada jaringan mioma akibat ketidakseimbangan antara suplai darah dan kebutuhan metabolik tumor, terutama pada mioma yang besar atau saat terjadi perubahan hormonal cepat (misalnya kehamilan). Proses ini bukan keganasan, namun sering menimbulkan nyeri akut dan menimbulkan kebingungan klinis dengan kondisi gawat abdomen.
Jenis-Jenis Degenerasi Mioma
1. Degenerasi Hialin (paling sering)
- ±60–65% kasus
- Deposisi material hialin menggantikan otot polos
Klinis
- Biasanya asimtomatik
- Dapat terjadi perlahan
Imaging
- USG: area hiperekoik/heterogen
- MRI: T2 hipointens
2. Degenerasi Kistik
- Lanjutan dari degenerasi hialin
- Terjadi likuefaksi jaringan
Klinis
- Pembesaran cepat
- Jarang nyeri akut
Imaging
- USG: area anekoik
- MRI: T2 hiperintens
3. Degenerasi Merah (Carneous Degeneration)
Paling penting secara klinis
Patogenesis
- Trombosis vena intramioma
- Iskemia & perdarahan akut
Faktor Risiko
- Kehamilan (trimester II–III)
- Kontrasepsi hormonal
- Mioma besar
Klinis Khas
- Nyeri abdomen akut lokal
- Demam ringan
- Leukositosis
- Nyeri tekan uterus
Imaging
- MRI T1 hiperintens (hemoragik)
- USG: heterogen, tepi tidak jelas
4. Degenerasi Kalkifikasi
- Umum pascamenopause
- Presipitasi kalsium
Klinis
- Umumnya asimtomatik
Imaging
- USG: bayangan akustik
- X-ray: “popcorn calcification”
5. Degenerasi Lemak (Fatty degeneration)
- Jarang
- Perubahan metaplastik
Diagnosis Banding Nyeri Akut pada Mioma
- Torsio mioma subserosa pedunkulata
- Abruptio plasenta (pada hamil)
- Appendisitis
- Torsio ovarium
Penatalaksanaan
Prinsip Umum
- Konservatif adalah pilihan utama, terutama pada kehamilan
- Degenerasi bukan indikasi keganasan
Terapi Konservatif
- Analgesik (NSAID / opioid ringan)
- Tirah baring
- Cairan
- Antipiretik
Antibiotik
- Tidak rutin
- Hanya bila ada infeksi sekunder
Tindakan Operatif
Jarang diperlukan
- Nyeri refrakter
- Kecurigaan keganasan
- Torsio mioma pedunkulata
Degenerasi Mioma pada Kehamilan
- Paling sering degenerasi merah
- Biasanya self-limiting (7–10 hari)
- Tidak meningkatkan risiko keguguran bila ditangani konservatif
- Miomektomi kontraindikasi relatif, kecuali indikasi khusus
Prognosis
- Baik
- Gejala membaik seiring waktu
- Tidak meningkatkan risiko leiomiosarkoma
Kesimpulan Klinis
- Degenerasi mioma adalah penyebab penting nyeri abdomen akut, terutama pada kehamilan
- Degenerasi merah adalah tipe paling simptomatik
- Pendekatan konservatif adalah standar
Daftar Pustaka (Vancouver Style)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
- Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
- Stewart EA. Uterine fibroids. Lancet. 2015;381(9862):293–300.
- Murase E, et al. Uterine leiomyomas: MR imaging features. Radiographics. 1999;19:1179–97.
- Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
Komentar