Langsung ke konten utama

Perbedaan CIN vs AIS (Cervical Precancer Lesions)

 

CIN dan AIS sama-sama merupakan lesi prakanker serviks, namun berbeda asal epitel, biologi, risiko progresi, serta pendekatan klinis. Pembedaan ini sangat penting karena AIS jauh lebih berisiko dan memerlukan manajemen lebih agresif.


1. Definisi & Asal Epitel

Aspek CIN (Cervical Intraepithelial Neoplasia) AIS (Adenocarcinoma in situ)
Definisi Displasia epitel skuamosa serviks Lesi prakanker kelenjar endoserviks
Asal epitel Epitel skuamosa Epitel glandular
Lokasi utama Zona transformasi Kanal endoserviks
Invasi stroma Tidak ada Tidak ada

2. Hubungan dengan HPV

Aspek CIN AIS
HPV risiko tinggi Ya Ya
HPV tersering HPV 16, 18 HPV 18 (dominant)
Pola infeksi Lokal, terdeteksi dini Sering skip lesion

3. Klasifikasi

CIN

  • CIN 1 → LSIL
  • CIN 2–3 → HSIL

AIS

  • Tidak memiliki derajat bertingkat
  • Satu kategori (lesi pra-invasif glandular)

4. Histopatologi (Perbedaan Kunci)

Aspek CIN AIS
Arsitektur Stratifikasi epitel abnormal Crowded gland, arsitektur kompleks
Atipia Bertahap Atipia nukleus berat
Mitotik ↑ di lapisan basal ↑ difus
Skip lesion Tidak Sering
Margin bebas Lebih mudah Sulit dipastikan

5. Deteksi & Diagnosis

Aspek CIN AIS
Pap smear Sensitif Kurang sensitif
HPV test Sangat membantu Sangat membantu
Kolposkopi Visual jelas Sering normal
Biopsi Akurat Konisasi wajib

AIS sering “tersembunyi” di kanalis endoserviks → risiko underdiagnosis tinggi


6. Risiko Progresi ke Kanker Invasif

Lesi Risiko Progresi
CIN 1 <1%
CIN 2 5–10%
CIN 3 20–30%
AIS 30–50% (adenokarsinoma serviks)

7. Prinsip Tatalaksana

CIN

Derajat Tatalaksana
CIN 1 Observasi
CIN 2 Observasi selektif / eksisi
CIN 3 Eksisi wajib (LEEP/konisasi)

AIS

Pendekatan jauh lebih agresif

Standar Emas

  • Histerektomi total (pada pasien tidak ingin fertilitas)

Fertility-Sparing (sangat selektif)

  • Cold knife conization
  • Syarat:
    • Margin negatif
    • Tidak ada invasi
    • Compliance follow-up ketat

LEEP tidak dianjurkan sebagai terapi definitif AIS


8. Follow-Up

Aspek CIN AIS
Interval 6–12 bulan Lebih ketat & lama
Durasi Hingga 20 th Seumur hidup
Modalitas HPV ± sitologi HPV + sitologi + ECC

9. Prognosis

Aspek CIN AIS
Kuratif Sangat tinggi Tinggi bila adekuat
Rekurensi Rendah Lebih tinggi
Risiko missed lesion Rendah Tinggi

10. Ringkasan Klinis Cepat (High-Yield)

  • CIN → skuamosa, bertingkat, sering regresi
  • AIS → glandular, skip lesion, agresif
  • AIS ≠ CIN berat
  • AIS → histerektomi bila fertilitas tidak diinginkan
  • Konisasi diagnostik & terapeutik wajib pada AIS

Kesimpulan

Walaupun sama-sama lesi pra-invasif serviks, AIS secara biologis dan klinis jauh lebih berbahaya dibanding CIN. Kesalahan terbesar adalah memperlakukan AIS seperti CIN. Pendekatan lebih agresif dan follow-up jangka panjang adalah keharusan pada AIS.


Daftar Pustaka (Vancouver Style)

  1. Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  2. Berek JS. Berek & Novak’s Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
  3. Kurman RJ, et al. WHO Classification of Tumours of Female Reproductive Organs. IARC; 2014.
  4. Massad LS, et al. 2019 ASCCP risk-based management guidelines. J Low Genit Tract Dis. 2020;24(2):102–31.
  5. Salani R, et al. Adenocarcinoma in situ of the cervix. Gynecol Oncol. 2009;114(3):460–6.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Kurva Lubchenko

Kurva Lubchenko adalah kurva untuk menaksir perkiraan berat badan janin pada kehamilan, apakah janin tersebut kecil sesuai atau besar dari masa kehamilan. Berikut wallpaper Hp yang dapat didownload untuk anda. Feel free to take pals.

Sesingkat itu..

 Nak, kali ini bapak akan mengingatkanmu tentang konsep manners matter. Ya bagaimana manners Kita sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Bagaimana attitude akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Sepenting itu kah. Benar. Manners Dan attitude ternyata adalah rangkaian dari habit yg harus dipupuk sejak dini. Di era dewasa ini dan kehidupan dewasa ini penting karena nantinya habit kecil kecil kitalah yg akan membuat manners Kita terhadap kejadian terhadap orang lain yang tentunya tidak akan kita ketahui ke depannya akankah menjadi takdir besar kita ataukah hanya numpang lewat saja.  Bapak pernah memberitahumu tentang memilih dengan dewasa, memilih dengan bertanggung jawab dan teknisnya seperti apa. ketika kita memilih untuk berbuat ataupun tidak berbuat tentu kita akan tahu konsekuensinya. Bapak ulangi, kita harus menakar konsekuensinya. Penyesalan adalah hal yang hadir ketika ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ketika ada diskrepansi antara apa yang kita perhitungkan...