Langsung ke konten utama

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) pada Ibu Hamil



1. Definisi dan Signifikansi Obstetri

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun sistemik kronik yang ditandai pembentukan autoantibodi dan deposisi kompleks imun, menyebabkan inflamasi multiorgan.

Pada kehamilan, SLE termasuk kehamilan risiko tinggi, dengan peningkatan bermakna komplikasi maternal dan perinatal, terutama bila penyakit aktif saat konsepsi.


2. Imunologi Kehamilan dan Hubungannya dengan SLE

Kehamilan ditandai oleh:

  • Dominasi respons Th2 (humoral immunity)
  • Peningkatan autoantibody-mediated injury

➡️ Karena SLE merupakan penyakit antibody/immune-complex mediated, maka:

  • Flare SLE dapat terjadi selama kehamilan
  • Risiko tertinggi: trimester II–III dan postpartum

3. Waktu Terbaik untuk Hamil

➡️ Kehamilan dianjurkan hanya bila SLE dalam remisi ≥6 bulan

Faktor Risiko Prognosis Buruk:

  • Penyakit aktif saat konsepsi
  • Lupus nefritis aktif
  • Hipertensi kronik
  • Antiphospholipid syndrome (APS)
  • Anti-dsDNA tinggi, komplemen rendah

4. Manifestasi Klinis SLE pada Kehamilan

A. Maternal

  • Flare lupus (kulit, sendi, hematologi)
  • Lupus nefritis → hipertensi, proteinuria
  • Preeklamsia (sulit dibedakan dengan nefritis)
  • Tromboemboli
  • Infeksi (akibat imunosupresi)

B. Janin

  • Abortus spontan
  • IUFD
  • IUGR
  • Prematuritas
  • Neonatal lupus
  • Congenital heart block (CHB)

5. Lupus Nefritis vs Preeklamsia (Pembeda Penting)

Parameter Lupus Nefritis Preeklamsia
Usia kehamilan Kapan saja >20 mg
Riwayat SLE Ada Tidak selalu
C3/C4 Menurun Normal
Anti-dsDNA Meningkat Normal
Sedimen urin Aktif (cast, hematuria) Minimal
Respon steroid Baik Tidak

➡️ Salah diagnosis berakibat fatal (terminasi vs imunosupresi).


6. Pemeriksaan Laboratorium Penting

A. Pra & Selama Kehamilan

  • Anti-dsDNA
  • C3, C4
  • Urinalisis + proteinuria kuantitatif
  • Fungsi ginjal
  • Darah lengkap

B. Antibodi Khusus

  • Anti-Ro/SSA & Anti-La/SSB
    • Risiko neonatal lupus
    • Risiko CHB

7. Neonatal Lupus & Congenital Heart Block

  • Disebabkan transfer pasif anti-Ro/SSA, anti-La/SSB
  • Manifestasi:
    • Ruam kulit
    • Sitopenia
    • Hepatobilier
    • CHB (irreversibel)

➡️ Skrining fetal echocardiography serial (16–26 mg) wajib bila antibodi positif.


8. Tatalaksana SLE pada Kehamilan

A. Prinsip Umum

  1. Multidisiplin (Obsgin–Reumatologi–Anak)
  2. Terapi diteruskan, bukan dihentikan
  3. Dosis terendah yang efektif

B. Obat yang Aman

Obat Kehamilan
Hydroxychloroquine Wajib dipertahankan
Prednison Aman (≤20 mg/hari)
Azathioprine Aman relatif
Low-dose aspirin Dianjurkan
Heparin Aman (bila APS)

C. Obat Kontraindikasi

  • Methotrexate
  • Mycophenolate mofetil
  • Cyclophosphamide
  • Leflunomide

9. Monitoring Kehamilan

  • ANC ketat
  • Tekanan darah & urin tiap kunjungan
  • USG serial pertumbuhan janin
  • Doppler uteroplasenta
  • Fetal echo serial (bila anti-Ro/La +)

10. Persalinan dan Postpartum

  • Mode persalinan berdasarkan indikasi obstetri
  • Tidak ada indikasi rutin seksio sesarea
  • Risiko flare postpartum tinggi (hingga 30–50%)
  • Monitoring ketat 6–12 minggu postpartum

11. Prognosis

  • Baik bila:
    • Remisi ≥6 bulan sebelum hamil
    • Kepatuhan obat baik
  • Buruk bila:
    • Lupus nefritis aktif
    • APS tidak ditangani
    • Penyakit aktif saat konsepsi

12. Kesimpulan Klinis

  1. SLE pada kehamilan adalah kehamilan risiko tinggi
  2. Aktivitas penyakit lebih menentukan luaran dibanding diagnosis
  3. Hydroxychloroquine harus diteruskan
  4. Pembeda lupus nefritis vs preeklamsia sangat krusial
  5. Periode postpartum adalah fase paling rawan flare

Daftar Pustaka (Vancouver)

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  2. Cunningham FG, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  3. Oxford Handbook of Obstetrics and Gynaecology. 4th ed. Oxford: Oxford University Press; 2020.
  4. Andreoli L, et al. EULAR recommendations for women’s health and pregnancy in SLE and APS. Ann Rheum Dis. 2017;76(3):476–485.
  5. Smyth A, Oliveira GH, Lahr BD, et al. Pregnancy outcomes in lupus nephritis. Clin J Am Soc Nephrol. 2010;5(11):2060–2068.

Jika Anda ingin, saya dapat melanjutkan dengan algoritme diferensial lupus nefritis vs preeklamsia, tabel obat SLE aman untuk hamil & menyusui, atau contoh soal OSCE/PPDS dengan pembahasan klinis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Kurva Lubchenko

Kurva Lubchenko adalah kurva untuk menaksir perkiraan berat badan janin pada kehamilan, apakah janin tersebut kecil sesuai atau besar dari masa kehamilan. Berikut wallpaper Hp yang dapat didownload untuk anda. Feel free to take pals.

Sesingkat itu..

 Nak, kali ini bapak akan mengingatkanmu tentang konsep manners matter. Ya bagaimana manners Kita sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Bagaimana attitude akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Sepenting itu kah. Benar. Manners Dan attitude ternyata adalah rangkaian dari habit yg harus dipupuk sejak dini. Di era dewasa ini dan kehidupan dewasa ini penting karena nantinya habit kecil kecil kitalah yg akan membuat manners Kita terhadap kejadian terhadap orang lain yang tentunya tidak akan kita ketahui ke depannya akankah menjadi takdir besar kita ataukah hanya numpang lewat saja.  Bapak pernah memberitahumu tentang memilih dengan dewasa, memilih dengan bertanggung jawab dan teknisnya seperti apa. ketika kita memilih untuk berbuat ataupun tidak berbuat tentu kita akan tahu konsekuensinya. Bapak ulangi, kita harus menakar konsekuensinya. Penyesalan adalah hal yang hadir ketika ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ketika ada diskrepansi antara apa yang kita perhitungkan...