1. Prinsip Dasar Kemoterapi pada Kehamilan
Prinsip umum yang tidak boleh dilanggar
- Keselamatan ibu adalah prioritas utama
- Risiko janin sangat bergantung pada usia gestasi
- Organogenesis (minggu 2–10) adalah fase paling berbahaya
- Setelah trimester I, mayoritas kemoterapi relatif aman
- Hindari kemoterapi ≥3 minggu sebelum persalinan
📌 Prinsip kunci:
Trimester I = kontraindikasi relatif
Trimester II–III = dapat diberikan dengan seleksi obat
2. Risiko Berdasarkan Trimester
| Trimester | Risiko utama |
|---|---|
| Trimester I | Abortus, malformasi mayor (10–20%) |
| Trimester II | IUGR, prematuritas |
| Trimester III | Supresi sumsum tulang neonatal |
📌 Risiko malformasi setelah trimester I mendekati populasi umum (1–3%).
3. Keamanan Kemoterapi per Trimester
A. TRIMESTER I (0–12 minggu)
🚫 HINDARI KEMOTERAPI bila memungkinkan
| Obat | Keamanan | Keterangan |
|---|---|---|
| Platinum (cisplatin, carboplatin) | ❌ | Teratogenik |
| Paclitaxel / Docetaxel | ❌ | Risiko malformasi |
| Bleomycin | ❌ | Data terbatas |
| Etoposide | ❌ | Leukemia sekunder, teratogen |
| Cyclophosphamide | ❌ | Cacat craniofacial, limb |
| Methotrexate | 🚫 ABSOLUT KONTRAINDIKASI | Abortifasien |
📌 Bila kanker agresif → pertimbangkan terminasi kehamilan
B. TRIMESTER II (13–27 minggu)
✅ FASE TERAMAN UNTUK KEMOTERAPI
1. Agen yang relatif aman & paling sering digunakan
| Obat | Kategori | Catatan Klinis |
|---|---|---|
| Carboplatin | Platinum | Pilihan utama Ca ovarium |
| Cisplatin | Platinum | Risiko ototoksisitas janin rendah |
| Paclitaxel | Taxane | Aman bila dikombinasikan platinum |
| Docetaxel | Taxane | Data lebih terbatas |
| Bleomycin | Antibiotik antineoplastik | Aman relatif |
| Vincristine | Vinca alkaloid | Aman relatif |
📌 Regimen paling sering untuk Ca ovarium hamil:
👉 Carboplatin + Paclitaxel
2. Agen dengan kehati-hatian
| Obat | Risiko |
|---|---|
| Etoposide | IUGR, leukemia sekunder |
| Ifosfamide | Neurotoksik |
| Doxorubicin | Kardiotoksisitas janin (jarang) |
C. TRIMESTER III (28 minggu–persalinan)
✅ Masih dapat diberikan, namun:
| Prinsip penting |
|---|
| Hentikan kemoterapi ≥3 minggu sebelum persalinan |
| Risiko neutropenia & trombositopenia neonatal |
| Pertimbangkan maturasi paru janin |
📌 Risiko terbesar trimester III adalah supresi sumsum tulang neonatal, bukan malformasi.
4. Obat yang DILARANG SEPENUHNYA dalam Kehamilan
| Obat | Alasan |
|---|---|
| Methotrexate | Abortifasien |
| Thalidomide | Teratogen berat |
| Retinoid | Malformasi SSP |
| Topotecan | Embriotoksik |
| PARP inhibitor | Data tidak aman |
| Bevacizumab | Gangguan angiogenesis janin |
5. Efek Jangka Panjang pada Anak
Berdasarkan cohort jangka panjang:
- Tidak ada peningkatan:
- Kelainan kongenital
- Gangguan neurokognitif
- Kanker masa anak
- Masalah utama:
- Prematuritas iatrogenik
📌 Prematuritas, bukan kemoterapi, adalah penyebab utama morbiditas neonatal
6. Tatalaksana Obstetrik Selama Kemoterapi
- USG serial (pertumbuhan janin)
- Doppler bila IUGR
- Hindari persalinan saat nadir neutrofil
- SC bukan indikasi rutin
- Menyusui kontraindikasi selama kemoterapi aktif
7. Ringkasan Klinis High-Yield
- Trimester I → hindari kemoterapi
- Trimester II → window of safety
- Platinum + taxane = regimen utama
- Methotrexate = kontraindikasi absolut
- Stop kemo ≥3 minggu sebelum persalinan
8. Tabel Ringkas “Cheat Sheet” Klinik
| Trimester | Aman | Hindari |
|---|---|---|
| I | – | Semua kemoterapi |
| II | Platinum, Taxane | MTX, PARP-i |
| III | Platinum, Taxane | Dekat persalinan |
9. Daftar Pustaka (Vancouver)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
- Hoffman BL, Schorge JO, Schaffer JI, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
- Amant F, et al. Cancer in pregnancy. Lancet. 2012;379:558–69.
- Cardonick E, et al. Chemotherapy in pregnancy. Lancet Oncol. 2010;11:281–91.
- Van Calsteren K, et al. Long-term outcome of children exposed to chemotherapy in utero. Lancet Oncol. 2012;13:256–64.
Komentar