Langsung ke konten utama

Kontraindikasi Menyusui Pada Ibu Dengan Penyakit Jantung

 


Prinsip Umum

Penyakit jantung itu sendiri pada umumnya BUKAN kontraindikasi menyusui.
Sebagian besar ibu dengan penyakit jantung tetap dianjurkan menyusui, karena:

  • Menyusui tidak meningkatkan curah jantung secara bermakna setelah periode awal postpartum
  • Penurunan estrogen postpartum dan pelepasan oksitosin tidak memperberat beban hemodinamik
  • Manfaat neonatal dan maternal jauh lebih besar

👉 Kontraindikasi menyusui pada ibu dengan penyakit jantung hampir selalu berkaitan dengan:

  1. Status hemodinamik ibu (gagal jantung berat/dekompensata)
  2. Obat kardiovaskular yang dikonsumsi

I. Kontraindikasi Absolut Menyusui

(berdasarkan kondisi ibu)

1. Gagal Jantung Berat Tidak Stabil

  • NYHA kelas IV
  • Gagal jantung dekompensata akut
  • Disertai:
    • Edema paru
    • Hipotensi
    • Hipoksia
    • Memerlukan inotropik IV

📌 Rasional
Menyusui memerlukan energi metabolik tambahan ±500 kkal/hari → memperberat kondisi katabolik dan perfusi organ.


2. Penyakit Jantung Risiko Sangat Tinggi (WHO Class IV)

Menyusui dikontraindikasikan sampai kondisi stabil, contoh:

  • Pulmonary arterial hypertension (PAH)
  • Eisenmenger syndrome
  • Kardiomiopati peripartum dengan EF <30%
  • Stenosis aorta berat simptomatik
  • Marfan syndrome dengan diameter aorta ≥45 mm

📌 Risiko mortalitas maternal sangat tinggi → prioritas stabilisasi ibu.


3. Penggunaan Obat Jantung yang Kontraindikasi Menyusui

(lihat bagian III untuk detail obat)


II. Kontraindikasi Relatif / Sementara

1. Gagal Jantung NYHA III

  • Menyusui dapat dilakukan dengan pengawasan ketat
  • Dianjurkan:
    • Interval istirahat cukup
    • ASI perah bila ibu cepat lelah
    • Monitoring tanda dekompensasi

2. Aritmia Tidak Terkontrol

  • Atrial fibrillation dengan RVR
  • VT/NSVT simptomatik

Menyusui ditunda sampai:

  • Frekuensi jantung terkontrol
  • Hemodinamik stabil

III. Obat Kardiovaskular yang Menjadi Kontraindikasi Menyusui

A. Kontraindikasi Absolut

Obat Alasan
Amiodarone Iodine tinggi → hipotiroid neonatus
Warfarin dosis sangat tinggi Risiko perdarahan (dosis terapi umumnya aman)
ACE inhibitor tertentu (mis. captopril dosis tinggi ekstrem) Hipotensi & gangguan ginjal neonatus
Ergot alkaloid Vasokonstriksi & supresi laktasi
Statin Gangguan metabolisme lipid bayi

B. Perlu Kehati-hatian / Monitoring

Obat Catatan
Beta-blocker (atenolol) Risiko bradikardi neonatus
Digoxin Umumnya aman
Furosemide dosis tinggi Dapat menurunkan produksi ASI
Spironolactone Relatif aman
Heparin / LMWH Aman

IV. Penyakit Jantung yang BOLEH Menyusui

Kondisi Status
ASD/VSD pasca repair BOLEH
Penyakit jantung bawaan sederhana BOLEH
Penyakit katup ringan–sedang BOLEH
Kardiomiopati peripartum stabil BOLEH
NYHA I–II BOLEH

V. Ringkasan Klinis (High-Yield untuk Ujian)

Menyusui dikontraindikasikan pada ibu dengan penyakit jantung bila:

  1. Gagal jantung berat (NYHA IV)
  2. WHO maternal cardiac risk class IV
  3. Hemodinamik tidak stabil
  4. Menggunakan obat kardiovaskular yang berbahaya bagi neonatus

➡️ Penyakit jantung ≠ kontraindikasi menyusui
➡️ Kondisi dan obat adalah penentu utama


Daftar Pustaka (Format Vancouver)

  1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  2. Regitz-Zagrosek V, Roos-Hesselink JW, Bauersachs J, et al. 2018 ESC Guidelines for the management of cardiovascular diseases during pregnancy. Eur Heart J. 2018;39(34):3165–3241.
  3. Hoffman BL, Schorge JO, Bradshaw KD, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
  4. Hale TW, Rowe HE. Medications and Mothers’ Milk. 19th ed. New York: Springer; 2021.
  5. ACOG Practice Bulletin No. 212: Pregnancy and heart disease. Obstet Gynecol. 2019;133:e320–e356.

Jika Anda menginginkan, saya dapat:

  • Membuat tabel ringkas penyakit jantung & status menyusui (NYHA–WHO)
  • Menyusun algoritma keputusan menyusui pada ibu dengan penyakit jantung
  • Membahas obat jantung postpartum satu per satu (aman vs kontraindikasi)

Silakan tentukan kebutuhan lanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Perlu

Suatu hari nak.. Jika kamu menyalahkan orang lain atas keadaanmu.. Jika kamu menyalahkan situasi atas kejadian yang terjadi pada dirimu... Ingatlah selalu... Dunia ini tidak hanya berpusat kepada dirimu... Kehidupanmu lah yang membuat dunia terasa bergerak pada dirimu.. Bukan Bapak memintamu untuk menyalahkan hidupmu, tetapi Bapak minta kamu berjalan bergeraklah dengan kehidupanmu itu untuk mengubah apa yang terjadi kepadamu... Mungkin ada hal yang bisa bapak ajarkan kepadamu.. Mungkin ada hal yang sempat bisa bapak contohkan kepadamu.. Tetapi masih ada banyak hal... Ada banyak ilmu.. Ada banyak pelajaran yang selalu bisa kamu pahami dan pelajari sendiri kelak.. Ingatlah selalu.. Kita bertanggungjawab atas hidup kita sendiri.. atas apa yang kita pilih.. kita lakukan.. Kita bisa sedih karena orang lain.. Kita bisa kecewa karena perbuatan orang lain.. Bahkan kita pun bisa ikut bahagia hanya karena orang lain bahagia... Lalu, kenapa bisa begitu? Itulah tadi.. Pilihanmu untuk b...

Kurva Lubchenko

Kurva Lubchenko adalah kurva untuk menaksir perkiraan berat badan janin pada kehamilan, apakah janin tersebut kecil sesuai atau besar dari masa kehamilan. Berikut wallpaper Hp yang dapat didownload untuk anda. Feel free to take pals.

Sesingkat itu..

 Nak, kali ini bapak akan mengingatkanmu tentang konsep manners matter. Ya bagaimana manners Kita sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Bagaimana attitude akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Sepenting itu kah. Benar. Manners Dan attitude ternyata adalah rangkaian dari habit yg harus dipupuk sejak dini. Di era dewasa ini dan kehidupan dewasa ini penting karena nantinya habit kecil kecil kitalah yg akan membuat manners Kita terhadap kejadian terhadap orang lain yang tentunya tidak akan kita ketahui ke depannya akankah menjadi takdir besar kita ataukah hanya numpang lewat saja.  Bapak pernah memberitahumu tentang memilih dengan dewasa, memilih dengan bertanggung jawab dan teknisnya seperti apa. ketika kita memilih untuk berbuat ataupun tidak berbuat tentu kita akan tahu konsekuensinya. Bapak ulangi, kita harus menakar konsekuensinya. Penyesalan adalah hal yang hadir ketika ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ketika ada diskrepansi antara apa yang kita perhitungkan...