1. Pendahuluan
Pasien dengan PCOS merupakan kelompok dengan risiko tertinggi mengalami OHSS, terutama dalam siklus stimulasi ovarium terkontrol (COS) untuk program IVF. Hal ini disebabkan oleh karakteristik ovarium PCOS yang hiperresponsif terhadap gonadotropin serta lingkungan endokrin yang mendukung peningkatan mediator vasoaktif.
2. Mengapa PCOS Sangat Rentan terhadap OHSS?
A. Karakteristik Ovarium PCOS
- Antral follicle count (AFC) sangat tinggi
- Stroma ovarium hiperplastik
- Sensitivitas tinggi terhadap FSH
B. Faktor Endokrin
- Hiperandrogenisme
- Hiperinsulinemia → meningkatkan ekspresi VEGF
- Estradiol meningkat cepat meski dosis FSH rendah
C. Respons Stimulasi
- Banyak folikel matur serentak
- Produksi VEGF tinggi pasca trigger
- Risiko besar bila menggunakan hCG trigger
📌 Intinya: PCOS + hCG = kombinasi paling berbahaya untuk OHSS
3. Patofisiologi Spesifik OHSS pada PCOS
Pada PCOS terjadi:
- Upregulasi VEGF di sel granulosa
- Respons luteinisasi berlebihan setelah hCG
- ↑ permeabilitas kapiler sistemik
- Third spacing cairan (ascites, efusi pleura)
- Hemokonsentrasi dan risiko trombosis meningkat
📌 PCOS juga memiliki risiko tromboemboli intrinsik akibat inflamasi kronis dan disfungsi endotel.
4. Faktor Risiko OHSS pada PCOS (Ringkas Klinis)
| Faktor | Keterangan |
|---|---|
| AFC > 20–25 | Prediktor kuat |
| AMH tinggi (>3,5–5 ng/mL) | Marker hiperrespons |
| Usia muda | Sensitivitas ovarium tinggi |
| BMI rendah–normal | Risiko lebih tinggi |
| Estradiol tinggi & cepat naik | Red flag |
5. Pencegahan OHSS pada PCOS (Paling Krusial)
A. Pemilihan Protokol Stimulasi
Gold standard saat ini:
GnRH antagonist protocol
Keunggulan:
- Fleksibilitas trigger
- Memungkinkan GnRH agonist trigger
- Risiko OHSS jauh lebih rendah
B. Dosis Gonadotropin
- Start low – go slow
- FSH awal 75–150 IU
- Hindari step-up agresif
C. Trigger Ovulasi (Kunci Utama)
| Trigger | Risiko OHSS |
|---|---|
| hCG | Sangat tinggi |
| hCG dosis rendah | Masih berisiko |
| GnRH agonist | Paling aman |
📌 Pada PCOS: hindari hCG bila memungkinkan
D. Strategi Freeze-All
- Tidak melakukan transfer embrio segar
- Mencegah late OHSS akibat hCG endogen
- Transfer embrio dilakukan pada siklus berikutnya
E. Terapi Adjuvan
- Cabergoline 0,5 mg/hari × 8 hari
- Menghambat fosforilasi VEGFR-2
- Metformin prakonsepsi (pada PCOS insulin resistance)
- Albumin IV: tidak rutin direkomendasikan
6. Tatalaksana OHSS pada PCOS
A. OHSS Ringan–Sedang
- Rawat jalan dengan monitoring ketat
- Evaluasi berat badan, diuresis, nyeri
- Cairan oral adekuat
- Analgesik aman
B. OHSS Berat–Kritis
- Rawat inap
- Balance cairan ketat
- Infus kristaloid ± albumin
- Paracentesis bila ascites simptomatik
- Profilaksis LMWH (risiko tromboemboli tinggi)
📌 Pasien PCOS dengan OHSS lebih sering mengalami bentuk berat.
7. Kehamilan & OHSS pada PCOS
- Kehamilan memperberat OHSS (late OHSS)
- Kehamilan multipel meningkatkan risiko
- Oleh karena itu:
Single embryo transfer + freeze-all adalah standar aman
8. Prognosis
- Dengan protokol modern, OHSS berat hampir dapat dieliminasi
- Risiko residu tetap ada bila:
- hCG digunakan
- Tidak freeze-all
- Monitoring tidak adekuat
9. Poin Klinis Penting (Exam & Praktik)
- PCOS = risk group tertinggi OHSS
- GnRH antagonist + GnRH agonist trigger = kombinasi terbaik
- hCG harus dihindari pada PCOS
- Freeze-all mencegah late OHSS
- Tromboprofilaksis penting pada OHSS PCOS
Daftar Pustaka (Vancouver)
- Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
- Hoffman BL, Schorge JO, Schaffer JI, et al. Williams Gynecology. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
- Practice Committee of the American Society for Reproductive Medicine. Prevention and treatment of moderate and severe ovarian hyperstimulation syndrome. Fertil Steril. 2016;106(7):1634–47.
- Humaidan P, Quartarolo J, Papanikolaou EG. Preventing ovarian hyperstimulation syndrome: guidance for the clinician. Fertil Steril. 2010;94(2):389–400.
- Delvigne A, Rozenberg S. Ovarian hyperstimulation syndrome: pathophysiology and prevention. Hum Reprod Update. 2003;9(1):77–96.
Komentar